Virus Corona

Pandemi Corona Belum Terkendali, Sebagian Besar Pelajar Masih Jalani PJJ pada Tahun Ajaran 2021/2022

Sebagian besar para pelajar di Indonesia akan menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada tahun ajaran baru 2021-2022.

Editor: Glery Lazuardi
Tribunnews/JEPRIMA
ILUSTRASI. Siswa menggunakan fasilitas WiFi gratis saat mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh di Balai Warga Kelurahan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020). Kelurahan Kuningan Barat menyediakan fasilitas jaringan internet 

Prof. Soedjatmiko senang, anak-anak sudah memahami pentingnya disiplin melaksanakan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, yang diantaranya meliputi menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker dan menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas.

"Dan bagi anak-anak jangan ragu untuk divaksinasi. Vaksinasi ini harus dua kali agar optimal karena vaksinasi ini baru dinilai optimal sekitar 1-2 bulan setelah vaksinasi kedua," katanya.

Harapan Prof. Soedjatmiko itu bukan tanpa alasan. Sekitar 400ribu anak-anak Indonesia sudah terpapar Covid-19. Itu berarti sekitar 13% penularan SARS-CoV-2 di Indonesia dialami oleh kelompok usia anak.

Data yang disampaikan Ikatan Dokter Anak Indonesia menyebutkan, 1 dari 83 kematian akibat Covid-19 di tanah air, adalah anak-anak, dan dari seluruh kasus kematian anak akibat Covid-19, 50% terjadi pada anak-anak di bawah usia lima tahun.

Sementara itu, berdasarkan Satgas Penanganan Covid-19 untuk periode 25 Juli 2021, tercatat 1.487 pasien meninggal dunia akibat Covid-19, sehingga total kematian di seluruh Indonesia mencapai 84.766 jiwa.

Sementara angka pasien sembuh mencapai 2,55juta orang, dari total sekitar 3juta lebih pasien positif Covid-19 di tanah air.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved