Breaking News:

Helldy Agustian Minta Warganya Lapor Jika Ada Pungli Bansos di Cilegon, Pelaku Bakal Dipecat

Ia meyakinkan ada sanksi pemecatan terhadap pejabat maupun ASN yang melakukan pungli dalam penyaluran bansos di wilayahnya.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
Kolase TribunBali
Ilustrasi pungli 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'ari

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Wali Kota Cilegon mengingatkan bawahannya di Pemkot Cilegon untuk tidak melakukan pungutan liar (pungli) dalam penyaluran bantuan sosial ke masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Ia pun meminta warganya tidak takut melapor ke dirinya dan jajaran jika ada pungli dalam penyaluran beberapa jenis bansos dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah selama pandemi Covid-19.

Ia meyakinkan ada sanksi pemecatan terhadap pejabat maupun ASN yang melakukan pungli dalam penyaluran bansos di wilayahnya.

Baca juga: Mensos Risma Marah-marah Usai Temukan Pungli Bansos, Begini Sikap Wali Kota Tangerang

Baca juga: Warga Pandeglang Mulai Dapat Bansos, Syaratnya Wajib Tunjukkan Surat Vaksin

Helldy mengatakan sejauh ini dirinya belum menemukan dan belum menerima laporan adanya pungli dalam penyaluran bansos di Kota Cilegon.

"Tentunya sanksinya bisa saja dipecat," ujar Helldy kepada wartawan di Kantor Wali Kota Cilegon, Kamis (29/7/2021). 

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian (tengah) usai Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022, di Hotel Royal Krakatau, Kota Cilegon, Senin (5/4/2021).
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian (tengah) usai Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022, di Hotel Royal Krakatau, Kota Cilegon, Senin (5/4/2021). (TribunBanten.com/Khairul Ma'arif)

Hal ini disampaikan Helldy Agustian menyusul temuan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, tentang adanya pungli dalam penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) atau Program Sembako di Kota Tangerang. Pungli tersebut menggunakan kantong plastik.

"Saya sudah datang pembagian bansos di Kelurahan Tamansari dan Mekarsari. Di sana, saya tidak temukan plastik yang isinya uang pungli," katanya.

Baca juga: Dinsos Banten Baru Tahu Pencairan BST Sudah Cair 7 Kali, Tapi Tidak Tahu Jumlahnya, Kewenangan Pusat

Baca juga: Pemkot Cilegon Distribusikan Bantuan Tabung Oksigen ke RSUD

Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini blusukan ke perkampungan di Kota Tangerang untuk mengecek penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), Rabu (28/7/2021).
Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini blusukan ke perkampungan di Kota Tangerang untuk mengecek penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), Rabu (28/7/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Ia berani menjamin tidak ada pungli dalam penyaluran bansos di Kota Cilegon. Sebab, penyaluran untuk warga terdampak Covid-19 itu mendapat pengawasan dari aparat keamanan.

"Selalu ada unsur dari TNI-Polri yang berjaga saat pemberian bansos di setiap kelurahan yang ada di Cilegon," tambahnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Paket Sembako masih terus disalurkan di tingkat kelurahan.

"Saat ini akan terus digenjot sampai bisa merata," tukasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved