Breaking News:

Pemkab Lebak Tidak Akan Cairkan BST Warga yang Tolak Vaksinasi 

Konsekuensi lain bagi yang tidak mengikuti vaksinasi yakni penundaan pencairan bansos dan penghapusan data penerima program Keluarga Penerima Manfaat

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Sejumlah warga tampak ramai mengurus persyaratan penerimaan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalang Anyar, Kabupaten Lebak, sejak Kamis (29/7/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak mengingatkan warga yang menolak atau tidak dapat menunjukkan sertifikasi vaksinasi Covid-19 tidak dapat menerima Bantuan Sosial Tunai.

Selain adanya Perpres Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengadaan Vaksin dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease, syarat tersebut untuk mengejar angka vaksinasi di Kabupaten Lebak yang masih mencapai 8 persen dari target 1 juta warga Lebak.

"Ya betul, setiap penerima bansos harus menunjukan sertifikat vaksin kepada petugas minimal dosis ke satu jika ingin mencairkan bansosnya," ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putr, saat dihubungi, Jumat (30/7/2021).

Konsekuensi lain bagi yang tidak mengikuti vaksinasi yakni penundaan pencairan bansos dan penghapusan data penerima program Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kementerian Sosial.

Baca juga: Warga Geruduk Kantor Desa di Lebak untuk Ambil BST Rp 600 Ribu Meski Harus Vaksinasi di Tempat

Baca juga: Alasan Warga di Lebak Ini Berani Vaksin Covid-19 Bikin Haru

"Bila ada warga penerima bansos yang mengabaikan prokes dan menolak divaksin, maka kami akan tunda pecairan bansosnya," sambungnya.

Dijelaskannya, langkah ini merupakan dukungan Pemkab Lebak kepada pemerintah pusat dalam rangka percepatan vaksinasi yang bertujuan untuk meningkatkan herd imunity masyarakat.

"Ya, sesuai arahan pimpinan untuk mengejar target vaksinasi, bansos sebagai sarana efektif untuk mendorong masyarakat agar divaksin. Masyarakat sangat diuntungkan sudah divaksin gratis, dapat uang Bantuan Sosial Tunai (BST) dan beras juga," terangnya.

Baca juga: Cerita Anak-anak Divaksinasi Covid-19 di SMAN 2 Serang: Deg-degan hingga Telapak Kaki Dingin

Eka menambahkan, warga yang tidak dapat menjalani vaksinasi karena memiliki kormobid atau masalah kesehatan lainnya, maka tetap dapat menerima bantuan pemerintah dengan menyertakan surat keterangan dari puskesmas atau pihak rumah sakit.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved