Remaja Tukang Jagal Ayam Bunuh PSK Lalu Kuras Harta, Ternyata Ada Korban Lainnya Tapi Masih Selamat
Seorang remaja tega menghabisi pekerja seks komersial (PSK) di sebuah kosan mewah di Semarang, Jawa Tengah.
TRIBUNBANTEN.COM - Seorang remaja tega menghabisi pekerja seks komersial (PSK) di sebuah kosan mewah di Semarang, Jawa Tengah.
Pelaku berinisial GD membunuh PSK berinisial RKD (29) pada 5 Juli 2021 lalu.
Pelaku yang merupakan warga Tuksari, Kledung, Temanggung, Jawa Tengah sudah begitu terbiasa menghilangkan nyawa makhluk hidup.
Adapun aksi dia menghabisi nyawa seorang PSK berinisial RKD (29) dilakukannya di sebuah tempat kos mewah di Jalan Jogja nomor 26, Kota Semarang.
Kala itu, pelaku bermodus menggunakan jasa prostitusi korban sehingga keduanya sepakat bertemu di kos yang jadi lokasi pembunuhan pada 5 Juli 2021.
Selepas puas melampiaskan hasratnya, pelaku melakukan kekerasan dengan cara mengambil barang berharga milik korban.
Baca juga: Merasa Pernah Bantu Pernikahannya, Pria Nekat Rudapaksa Adik Ipar, Korban Dibekap Hingga Disiksa
Pelaku kemudian mencekik korban dari belakang hingga meninggal dunia.
Setelah yakin korban meninggal, jasadnya ditelentangkan di tempat tidur.
Pelaku pun menutupi wajah korban dengan bantal untuk memberikan kesan bahwa korban meninggal dunia lantaran kehabisan nafas.
Rupanya empat hari sebelum beraksi di Semarang, pelaku juga melakukan aksi serupa di Binangun, Wonosobo, pada 1 Juli 2021.
Beruntungnya, korban di Wonosobo masih selamat.
"Di Wonosobo ini, di luar perkiraan tersangka ternyata korban masih hidup.
Modusnya sama, mengajak kencan melalui medsos dengan tujuan kuras properti milik korban," ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar saat konferensi pers, Jumat (6/8/2021) seperti dilansir dari Surya Malang.
Setelah sebulan buron, tersangka GD dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang di wilayah Wonosobo pada Kamis (5/8/2021) pukul 07.30 WIB.
"Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polrestabes Semarang guna penyidikan lebih lanjut," ucap Irwan.
Baca juga: Polres Serang Kota Ungkap Prostitusi Online di Hotel, Tarif Rp 1,3 Juta, Muncikari Dapat Rp 300.000
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kasus-pembunuhan-dengan-pelaku.jpg)