Breaking News:

PPKM

Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan 300 Paket Bantuan kepada Warga Terdampak PPKM di Bogor

Bantuan akan disalurkan Satgas Covid-19 Kota Bogor kepada warga kurang mampu yang terdampak PPKM level 4 di wilayahnya.

Kompas.id
Ketua Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas A Tomy Trinugroho menyerahkan bantuan dari pembaca Harian Kompas dan diterima oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. 

TRIBUNBANTEN.COM - Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) menyalurkan bantuan pembaca Harian Kompas berupa 300 paket bahan kebutuhan pokok kepada Satgas Covid-19 Pemerintah Kota Bogor.

Paket bantuan itu berisi 5 kg beras, dua liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 1 kg tepung terigu, satu kaleng sarden kemasan, dua masker kain, dan 10 masker medis.

Bantuan akan disalurkan Satgas Covid-19 Kota Bogor kepada warga kurang mampu yang terdampak PPKM level 4 di wilayahnya.

Baca juga: Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan 950 Paket Bantuan untuk Meringankan Beban Warga

Paket bantuan kebutuhan pokok diserahkan Ketua Yayasan DKK A Tomy Trinugroho dan diterima Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto serta Koordinator Posko Bantuan Logistik Kota Bogor Muzakkir di Gedung Wanita, Kota Bogor.

Bima Arya mengucapkan terima kasih kepada pembaca setia Harian Kompas yang sudah bersedia memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Manajer Eksekutif Yayasan DKK, Anung Wendyartaka berharap bantuan bisa meringankan beban warga Bogor yang terpaksa melakukan isolasi mandiri karena terpapar Covid-19.

"Bukti masih adanya kepedulian antarwarga bangsa di saat situasi yang sangat sulit yang sedang dihadapi segenap bangsa Indonesia saat ini,” katanya lewat rilis yang diterima TribunBanten.com, Sabtu (7/8/2021). 

Baca juga: Yayasan Dana Kemanusian Kompas Menyerahkan Bantuan 1.400 Paket Sembako

Setelah serah terima bantuan, Koordinator Posko Bantuan Logistik Kota Bogor Muzakkir bersama Ketua Yayasan DKK A Tomy Trinugroho langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Bantuan itu diserahkan warga terdampat, seperti tukang becak, buruh harian, pekerja lepas, dan pekerja di sektor informal lainnya di sekitar wilayah Gedung Wanita, Kota Bogor

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved