Dituding Prank Peserta MasterChef Indonesia di Eliminasi Top 6, Chef Arnold Beri Klarifikasi
Chef Arnold angkat suara soal dirinya dituding melakukan prank terhadap Jenny, peserta MasterCherf Indonesia.
Chef Juna merasa beberapa challengs terakhir Jenny tidak menunjukkan performanya dengan baik.
Padahal, para juri menilai wanita 27 tahun itu bak kuda hitam yang digadang-gadang bisa masuk ke babak Top 4.
"Beberapa challengs terakhir, kamu tidak fokus Jenny."
"Kamu adalah dark horse, kami sangka kamu akan berada di Top 4 tapi akhir-akhir ini you big up yourself to much," terang Chef Juna.
Baca juga: TIPS Membuat Hot Chocolate Melt ala Chef, Diajarkan di Acara BI Banten Pelatihan Roti Pesantren
Potongan video saat Jenny tereliminasi pun viral di media sosial.
Tak ingin hal tersebut semakin panjang, Chef Arnold akhirnya buka suara.
Melalui akun Instagram pribadinya @arnoldpo, pria 32 tahun ini memberikan klarifikasinya, Selasa (10/8/2021).
Ia mengunggah tangkapan layar tayangan YouTube eliminasi Jenny.
Dalam unggahan tersebut, Chef Arnold membantah jika dirinya sengaja melakukan prank ke Jenny.
Bapak satu anak ini, justru menyanyangkan pemilihan judul yang diunggah ke YouTube resmi MasterChef Indonesia
Nyatanya saat proses syuting tak ada seorang pun yang tertawa, sehingga tidaklah tepat peristiwa itu disebut prank.
"Tidak ada yang PRANK. Tidak ada yang lucu, tidak ada yang ketawa.
Dan ini judul yang salah, proses taping on air itu lumayan panjang," tulis Chef Arnold
Menurut Chef Arnold, tayangan eliminasi Jenny real dan bukan settingan prank.
"Apa yang sudah tayang sudah terlanjur tayang, dan disayangkan beberapa hal yang ter-twist," lanjut Chef Arnold.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/klarifikasi-chef-arnold-soal-prank-jenny-masterchef-indonesia-season-8.jpg)