Breaking News:

Warga Diimbau Jauhi Perbukitan dan Sungai, Lebak Memasuki Cuaca Ekstrem, BPBD: Waspada

Peringatan dini itu agar masyarakat mewaspadai bencana susulan berupa longsor dan banjir dalam beberapa hari ke depan.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo
Warga menerobos jalan penghubung Desa Pasir Eurih dengan Desa Cisangu, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, yang terendam banjir, Selasa (10/8/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

Peringatan dini itu agar masyarakat mewaspadai bencana susulan berupa longsor dan banjir dalam beberapa hari ke depan.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama, mengatakan berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lebak sudah mulai memasuki cuaca ekstrem.

Hal itu berpotensi menimbulkan bencana alam.

Baca juga: Sebanyak 1.239 Rumah di Lebak Terendam Banjir Pasca-Hujan Lebat dan 23 Desa Kena Rob

"Kami mengimbau warga untuk menjauhi daerah rawan longsor dan banjir, seperti perbukitan dan pesisir sungai," ujarnya saat dihubungi, Rabu (11/8/2021).

Menurut dia, banjir yang terjadi di enam kecamatan di Lebak, Selasa (10/8/2021), adalah rangkaian yang tidak terpisahkan dari perubahan cuaca yang cepat berubah.

Pada peristiwa banjir itu, sekitar 550 rumah di daerah Rangkasbitung terendam.

Selain itu, banjir juga mengakibatkan tiga jembatan penghubung antar-desa dan kecamatan terputus.

"Tiga jembatan yang rusak itu di Lebak Gedong, Cibadak, dan Warunggunung. Sekarang warga harus mengambil jalur alternatif lain," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved