Breaking News:

Virus Corona

Akhirnya, Harga Tes PCR Batasan Tertinggi Rp 495.000 untuk Pulau Jawa-Bali, Hasilnya Harus 1x24 Jam

Keputusan ini diambil Kemenkes dengan melakukan evaluasi terhadap komponen-komponen terkait biaya tes PCR.

TribunBanten.com/Zuhirna Wulan Dilla
Situasi tes usap di Kkntor KPU Kota Tangsel, Serpong, Tangsel, Sabtu (12/12/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, akhirnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menurunkan harga tes polymerase chain reaction (PCR) Covid-19

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Abdul Kadir, mengatakan harga tes PCR batasan tertinggi untuk Pulau Jawa-Bali adalah Rp 495.000.

"Sebesar Rp 525.000 untuk daerah luar Pulau Jawa-Bali," katanya melalui konferensi pers YouTube Kemenkes RI, Senin (16/8/2021).

Keputusan ini diambil Kemenkes dengan melakukan evaluasi terhadap komponen-komponen terkait biaya tes PCR.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan, Iwan Fals : Lebih Alhamdulillah Kalau Gratis Pak!

Menurut Abdul Kadir, evaluasi yang telah dilakukan melalui perhitungan biaya dan pemeriksaan PCR.

Perhitungan dan pemeriksaan PCR itu terdiri atas komponen-komponen jasa pelayanan (sumber daya manusia), region, dan bahan habi pakai.

Adapuin komponen biaya administrasi, overhead dan komponen biaya lainnya disesuaikan dengan kondisi saat ini.

Hasil tes PCR juga harus dikeluarkan pihak fasilitas kesehatan dalam 1x24 jam.

Abdul Kadir meminta semua penyedia jasa kesehatan untuk mematuhi ketentuan baru terkait tes PCR ini.

Baca juga: Butuh Percepatan, Presiden Jokowi Minta Harga PCR Jadi Rp 450.000-Rp 500.000 dan Hasilnya 1x24 Jam

"Kami mohon agar semua faskes seperti RS, laboraturium dan fasilitas pemeriksaan lainnya yang telah ditetapkan Menteri dapat mematuhi batasan tarif tertinggi real time PCR tersebut," ucap dia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved