Breaking News:

214 Napi Korupsi Terima Remisi HUT RI, ICW hingga Pengamat Pertanyakan Rasa Keadilan di Masyarakat

Sebanyak 214 narapidana kasus korupsi menerima remisi pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia.

Editor: Glery Lazuardi
Shutterstock
Ilustrasi warga binaan dalam penjara 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak 214 narapidana kasus korupsi menerima remisi pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia.

Remisi itu diberikan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Kebijakan memberi remisi itu membuat gempar masyarakat. Pasalnya, mereka yang selama ini mencuri uang rakyat malah bisa bebas lebih awal setelah mendapatkan pemotongan hukuman.

Salah satu di antara narapidana yang mendapatkan remisi tersebut, yaitu Djoko Tjandra.

Djoko Tjandra adalah terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali.

Djoko Tjandra divonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta juta subsider 6 bulan penjara di tingkat pertama pada April 2021

Lalu di tingkat banding, Majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memotong vonis Djoko Tjandra dari 4 tahun 6 bulan menjadi 3 tahun 6 bulan penjara.

Selain pengurangan hukuman, Djoko Tjandra juga menerima remisi berupa pengurangan masa hukuman selama dua bulan penjara.

Baca juga: Daftar Lengkap 214 Nama Napi Koruptor yang Dihadiahi Remisi HUT RI, Ada yang Sampai 6 Bulan

Baca juga: 126 Napi Lapas Rangkasbitung Peroleh Remisi Hari Kemerdekaan, Lima Orang Langsung Bebas

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengaku heran dan mempertanyakan remisi yang diberikan oleh Kemenkum HAM kepada narapidana korupsi Djoko Tjandra.

Sebab Djoko Tjandra dinilai melakukan tindakan melawan hukum karena melarikan diri sebelum putusan perkara dibacakan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved