Sejarah Singkat Subway, Restoran Sandwich yang Akan Masuk ke Indonesia
Restoran sandwich ini juga banyak dikenal karena sering muncul di drama Korea.
TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini sejarah singkat restoran Subway.
Subway merupakan restoran sandwich terkenal asal Amerika.
Restoran sandwich ini juga banyak dikenal karena sering muncul di drama Korea.
Di antaranya yakni Descendant of the Sun, Goblin, Crash Landing on You, Doctor, Defendant, dan The K2.
Baca juga: Promo Merdeka Yamaha, Ada Potongan Harga untuk Servis dan Beli Spare Part
Baca juga: Pimpinan DPRD Lebak Bungkam soal Pengadaan Pakaian Dinas Rp 275 Juta
Dikutip dari Kompas.com, Country Director untuk Subway di Korea Selatan Colin Clark dalam berita di The New York Times, penempatan produk dalam drama populer memiliki dampak positif pada penjualan global, khususna di China, Taiwan, dan Singapura.
Belakangan ini, diberitakan bahwa Subway akan segera membuka gerainya di Indonesia.
Jaringam sandwich Subway telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Sari Sandwich Indonesia, anak perusahaan PT Map Boga Adiperkasa Tbk (MAPB).
Kerja sama ini akan menghadirkan beberapa restoran pertama Subway di Indonesia pada kuartal keempat 2021 di Jabodetabek.
“Permintaan kehadiran restoran Subway yang tinggi datang dari berbagai negara di dunia, termasuk di Indonesia,” ungkap Chief Executive Officer Subway John Chidsey, Senin (23/8/2021), dikutip dari kontan.co.id.
Subway menawarkan berbagai sandwich dan salad serta makanan ringan dan minuman.
Dikutip dari World Atlas, Subway adalah jaringan restoran terbesar.
Subway memiliki pertumbuhan tercepat di dunia dengan 42.998 restoran di 112 negara dan wilayah.
Restoran Subway di Amerika Serikat sendiri memiliki sekitar 25.549 gerai.
Subway juga merupakan operator terbesar di dunia yang kantor pusat internasionalnya berlokasi di Milford, Connecticut.
Sejarah Subway
Dikutip dari logomyway, sejarah Subway dimulai pada tahun 1965.
Saat itu, Fred DeLuca meminjam $1.000 dari seorang teman bernama Peter Buck untuk mendanai pembukaan toko sandwich di Bridgeport, Connecticut, Amerika Serikat.
Toko sandwich itu diberi nama Pete's Super Submarines.
Setahun kemudian, keduanya membentuk perusahaan induk untuk mengawasi perluasan restoran mereka bernama Doctor's Associates.
Nama tersebut diambil dari keinginan DeLuca untuk menghasilkan cukup uang dari restoran untuk mendanai biaya sekolah kedokterannya.
Pada tahun 1968, kedua pria itu mengubah nama rantai restoran mereka menjadi Subway.
Tidak butuh waktu lama bagi Subway untuk mulai melihat kesuksesan luar biasa.
Restoran Subway pertama dibuka di Pantai Barat di Fresno, California pada tahun 1978.
Kemudian, pada tahun 1984 restoran tersebut telah go international dengan membuka restoran pertamanya di Bahrain.
Fred DeLuca menjabat sebagai CEO perusahaan hingga tahun 2015.
Setelah menderita leukemia selama dua tahun terakhir, DeLuca akhirnya menyerahkan posisinya kepada Suzanne Greco sebelum meninggal beberapa bulan kemudian.
Terlepas dari kematian pendiri dan mantan CEO, Subway terus melihat kesuksesan yang tak tertandingi.
Faktanya, 26.744 lokasi Subway di AS sebenarnya melebihi jumlah lokasi McDonald's di negara tersebut.
Hal itu menjadikan Subway sebagai restoran paling banyak di Amerika Serikat.
Sejak 2007, Subway terus menempati peringkat tinggi dalam daftar 500 Waralaba Teratas menurut majalah Entrepreneur.
Seiring berjalannya waktu, restoran mereka mengalami beberapa perubahan untuk membuat mereka tumbuh dan menarik bagi pelanggan mereka.
Perubahan penting ada pada desain toko mereka pada tahun 2016.
Evolusi Logo Subway
Sejarah logo Subway berawal dari toko sandwich pertama yang dibuka DeLuca dan Buck.
Setelah mengubah nama restoran mereka menjadi Subway, kedua pria itu mengembangkan logo kuning dengan panah yang keluar dari "S" dan "Y" di Subway.
Logo ini tetap di tempatnya dengan hanya sedikit perubahan di sebagian besar pertumbuhan Subway yang mengesankan hingga perubahan signifikan pertama terjadi pada tahun 2002.
Pada titik ini, perusahaan mulai menggunakan karakter yang lebih tebal dan miring untuk mengeja Subway dan mengubah skema warnanya menjadi hijau, kuning , dan putih.
Untuk periode waktu yang singkat dari 2015 hingga 2016, Subway juga menggunakan satu variasi warna dari logo mereka dalam warna hijau pekat.
Namun, logo Subway telah mengalami perubahan signifikan lainnya.
Pada tahun 2016, Subway meluncurkan logo terbarunya, yang menampilkan sedikit pengembalian ke logo aslinya, kehilangan garis miring dan batas hijau tua sambil juga menambahkan lebih banyak kurva ke logo.
Logo Subway menggunakan warna hijau gelap dan segar untuk menyampaikan gagasan kesegaran serta kuning cerah untuk menyampaikan hal positif dan rasa.
(Tribunnews.com/Yurika)(kontan.co.id)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sejarah Subway, Restoran Sandwich Terkenal Asal Amerika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/restoran-subway.jpg)