Breaking News:

Dinas Pendidikan Lebak Ingatkan Sekolah Terapkan Prokes Ketat Selama Pembelajaran Tatap Muka

Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak mengimbau kepada sekolah untuk melakukan pembelajaran tata muka (PTM) dengan menerapkan prokes yang ketat

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak mengimbau kepada sekolah untuk melakukan pembelajaran tata muka (PTM) dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Hal tersebut, dilakukan agar para siswa-siswi baik SD maupun SMP di Kabupaten Lebak, dapat mengenali lingkungan sekolah setelah satu tahun belajar melalui daring.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi mengingatkan pihak sekolah agar, tidak bermain-main dan mengambil keputusan sepihak dalam PTM kali ini.

"Tujuan kita buat PTM ini kan agar para sisiwa mengenali lingkungan sekolahnya. Jadi jangan sampai ada isu yang berkembang ada pelaksanaan PTM di luar sekolah," katanya saat dihubungi, Jumat (27/8/2021).

Dirinya pun, meminta agar pihak sekolah juga harus betul-betul memperhatikan prokes secara ketat.

Baca juga: Pendidikan Tatap Muka Segera Dimulai, Gubernur Banten Instruksikan Tiap Sekolah Laksanakan Vaksinasi

Apabila, nantinya masih ditemukan pelaksanaan PTM di luar sekolah, maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah, yang telah berani mengambil keputusan di luar Dinas terkait.

"Ikuti saja aturannya. PTM digelar di sekolah dengan protokol kesehatan ketat. Itu hal yang paling utama, untuk sekarang PTM di sekolah saja dulu agar para pelajar juga mengenali lingkungan sekolah dan juga para pelajar terpantau," tegasnya.

Baca juga: Banten Tak Lagi PPKM Level 4, Boleh Belajar Tatap Muka Terbatas, Ini Syaratnya!

Sebelumnya, Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Lebak untuk tingkat SD dan SMP mulai dilakukan serentak pada Rabu (18/8/2021).

Berdasarkan pantauan Tribunbanten.com, pembelajaran tatap muka dilakukan di seluruh sekolah yang berada di Kabupaten Lebak setelah sebelumnya mendapatkan rekomendasi dari Bupati Lebak yang tercantum dalam Intruksi Bupati Nomor 16 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Level 3.

 

BalasTeruskan

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved