Rumah Pemulung di Serang Kondisinya Menyedihkan, Warga Patungan Bantu Sumbang Material dan Uang
Rumah tersebut milik seorang pemulung bernama Aceng Damiri itu kondisinya sudah memprihatinkan.
Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati
TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Rumah tidak layak huni milik warga RW 01 Lingkungan Lontar Jiwantaka, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang direnovasi, Minggu (29/8/2021).
Rumah tersebut milik seorang pemulung bernama Aceng Damiri itu kondisinya sudah memprihatinkan.
Renovasi tersebut dihadiri oleh Wali Kota Serang, Syafrudin.
Syafrudin menjelaskan, bedah rumah tersebut merupakan kegiatan yang diinisiasi dari masyarakat setempat secara gotong royong.
"bukan dari APBD tapi anggaran swadaya masyarakat. Kami atas nama pemerintah Kota mengapresiasi dengan inisiatif masyarakat untuk pembongkaran rumah tidak layak huni," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Baca juga: Ini Kriteria yang Bisa Menerima Bansos RS-RTLH Kota Cilegon
Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Serang menyumbangkan uang tunai Rp 5 juta untuk pemilik rumah, serta Rp 1,5 juta untuk anak yatim di lingkungan tersebut.
Masyarakat lain juga bahu-membahu gotong royong menyumbangkan genting, semen, pasir, uang dan lainnya.
Baca juga: 142 Warga Cilegon Bakal Terima Bantuan RTLH, Warga Kecamatan Jombang Tak Dapat
"insya allah ini sudah cukup, sudah terkumpul Rp 20 juta, dan sumbangan masyarakat mengalir terus," ucapnya.
Dia berharap setelah dibangun nanti, rumahnya bisa dimanfaatkan dan menjadi rumah yang layak huni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/rutilahu-kota-serang.jpg)