Breaking News:

2 Polwan Asal Polda Banten Dikirim ke Sudan Jalani Misi Kemanusiaan

Dalam 140 personel tersebut, terdapat 2 orang personel wanita (polwan) yang berasal dari Polda Banten.

Editor: Yudhi Maulana A
dok. BidHumas Polda Banten
2 Polwan asal Polda Banten dikirim ke Sudan, Afrika untuk misi perdamaian Satgas Garuda Bhayangkara II FPU 12 UNAMID 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak 140 anggota Polri diterbangkan ke Sudan, Afrika dalam misi Satgas Garuda Bhayangkara II FPU 12 UNAMID (United Nation - African Union Hybrid Mission In Darfur).

Dalam 140 personel tersebut, terdapat 2 orang personel wanita (polwan) yang berasal dari Polda Banten.

Mereka adalah Briptu Alfie Sakinah dan Briptu Tasha Febriana.

Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto melalui Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga mengaku merasa bangga dua anggotanya ikut dalam misi perdamaian tersebut.

"Ya, kami dari Polda Banten tentunya sangat bangga, karena ada 2 Polwan Polda Banten yang ikut misi internasional UNAMID di Sudan Afrika," kata Akbp Shinto Silitonga dalam siaran pers yang diterima TribunBanten.com, Senin (30/8/2021).

Shinto Silitonga juga menyampaikan jika personel dalam misi internasional UNAMID bertugas untuk mendukung proses perdamaian serta memberikan perlindungan warga sipil di Sudan.

Baca juga: Perkenalkan Brigadir Iis, Polwan Rupawan Polda Banten jadi Pasukan Taktis PBB di Afrika Tengah

"Kontingen Polri dalam Satgas Garuda Bhayangkara II FPU 12 UNAMID terdiri dari 4 pleton taktis dan 1 pleton pendukung. Masing-masing personel memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda seperti VVIP protection, patrol, escort, check point, riot control, penjagaan kantor, tim kesehatan, staf administrasi, mekanik, dan tim manase," jelas Shinto.

Akbp Shinto Silitonga menambahkan jika Satgas Garuda Bhayangkara II FPU 12 UNAMID adalah kontingen terakhir dari Indonesia dan tidak ada pergantian pasukan karena misi UNAMID telah berakhir pada 31 Desember 2020.

Saat ini misi UNAMID sedang dalam tahap liquidation atau pengurangan personil polisi, militer, dan staf UN serta pengembalian barang-barang UN dan penyerahan atau hibah logistik dan aset UN kepada pemerintah Sudan.

Dalam posisi transisi tersebut, FPU berubah menjadi UNGU (United Nation Guard Unit), yang tugasnya adalah menjaga aset UN dan mengawal proses pengembalian barang serta serah terima aset UN kepada pemerintah Sudan.

Baca juga: Bawa 28 Calon Siswa Bintara, Oknum Polwan Ditangkap atas Dugaan Jadi Joki di Seleksi Masuk Polisi

Shinto optimis jika personel pengiriman Polda Banten tersebut dapat menyelesaikan tugas sampai akhir misi dan kembali ke tanah air dengan keadaan sehat dan tidak kekurangan satu apapun.

Diketahui Briptu Alfie Sakinah sebelumnya berdinas di Satreskrim Polres Serang  dan Briptu Tasha Febriana bertugas di bagian Satlantas Polres Serang.

Mereka menyampaikan rasa  bangganya bisa bergabung dalam penugasan misi internasional UNAMID di Sudan.

"Saya sangat senang dapat bergabung dalam penugasan ini, banyak suka duka yang telah dirasakan yaitu keterbatasan sinyal di daerah misi, dan kami sangat merindukan komunikasi yang lancar kepada keluarga di Indonesia," ungkap Tasha.

Briptu Alfie Sakinah dan Briptu Tasha mengaku  sangat senang karena bisa berdinas dan bekerjasama dengan polisi, staf sipil UN dari berbagai negara dan memiliki pengalaman berdinas di misi internasional. 

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved