News
Dibully dan Dilecehkan Selama 8 Tahun, Polisi Ungkap Korban Masih Trauma Hingga Harus ke Psikolog
Polisi menyelidiki kasus pembullyan hingga pelecehan yang diterima pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), MSA selama tahun ini.
Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla
TRIBUNBANTEN.COM - Polisi menyelidiki kasus pembullyan hingga pelecehan yang diterima pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), MSA selama tahun ini.
Dihimpun dari TribunJakarta.com, polisi mengungkap masih dalam kondisi trauma saat dimintai keterangan oleh polisi.
"Ya masih trauma, korban sampai kemarin mengalami trauma. Korban juga sempat berkonsultan ke psikolog," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, Kompol Wisnu Whardana, Jumat (3/9/2021).
Wisnu menjelaskan pihaknya akan konsisten menuntaskan kasus dugaan pelecehan dan pembulyyan tersebut.
"Semoga kasus ini bisa mencapai titik terang," harap Wisnu.
Baca juga: Viral Dugaan Kasus Pelecehan di KPI Pusat, NasDem Hingga PSI Desak RUU PKS Segera Disahkan
Ia juga mengatakan telah memeriksa saksi dari kantor KPI Pusat yang bekerjanya sebagai sopir.
"Saksi dari pegawainya KPI juga seorang sopir," tambah Wisnu.
Polisi pun telah menetapkan agenda pemanggilan para terduga pelaku pembullyan oknum pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) ke kantor Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (6/9/2021).
Sebelumnya, viral sebuah pengakuan karyawan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat berinisial MS yang mengaku dibully hingga mendapat pelecehan di kantornya selama bertahun-tahun.
Dihimpun Tribun Jakarta, MS mengaku menjadi korban bully dan pelecehan sesama jenis oleh rekan kerjanya.
Pengakuan MS itu pun telah beredar di aplikasi pesan singkat, pada Rabu (1/9/2021).
Kini MS diketahui meminta pertolongan kepada Presiden Jokowi.
Baca juga: 8 Tahun Dibully dan Dilecehkan Rekan Kerja, Pegawai KPI Minta Tolong ke Jokowi: Saya Stres Berat Pak
Curhatan hati MS tersebut diberi judul: Tolong Pak Jokowi, Saya Tak Kuat Dirundung dan Dilecehkan di KPI, Saya Trauma.
“Sepanjang 2012-2014, selama 2 tahun saya dibully dan dipaksa untuk membelikan makan bagi rekan kerja senior.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-pelecehan-dan-bully.jpg)