Breaking News:

PLN Gerak Cepat Membangun Gardu Induk GMS di Ciruas Kabupaten Serang, Selesai dalam 304 Hari

Hal itu sebagai komitmen PLN untuk mendukung geliat industri nasional melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

dokumentasi PLN
PLN menyelesaikan pembangunan gardu induk (GI) Gunung Mulia Steel (GMS), Senin (30/8/2021) 

Program Cuti Daya

PLN juga berkomitmen mendukung pemulihan industri di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: 1,4 Juta Pelanggan Banten Nikmati Stimulus Listrik PLN, Pengusaha Kaget Biaya Beban Hanya Rp 135.000

Yaitu melalui stimulus kelistrikan pemerintah yang disalurkan berupa pemberlakuan tarif minimum.

PT Gunung Mulia Steel, merupakan satu di antara yang memanfaatkan program cuti daya untuk pelanggan daya 200 kilo Volt Ampere (kVA).

Saat ini, telah siap kembali beroperasi. 

Untuk itu, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten melakukan memberikan tegangan pemulihan daya konsumen tegangan tinggi ke Gunung Mulia Steel dengan daya 35.000 kVA pada 30 Agustus 2021.

Haryanto mengatakan ini menjadi bukti komitmen PLN selalu siap untuk melayani pelanggan kapan saja.

Pada April 2020 ketika awal pandemi, sangat berdampak pada sektor industri.

"Beberapa pelanggan mengajukan cuti daya. PT Gunung Mulia Steel saat ini telah siap untuk berproduksinya kembali dan PLN tentunya siap untuk mendukung hal ini,” ucapnya.

PLN UID Banten melakukan energize pemulihan daya konsumen tegangan tinggi PT Gunung Mulia Steel dengan daya 35.000 kilo Volt Ampere (kVA) pada 30 Agustus 2021.
PLN UID Banten melakukan energize pemulihan daya konsumen tegangan tinggi PT Gunung Mulia Steel dengan daya 35.000 kilo Volt Ampere (kVA) pada 30 Agustus 2021. (dokumentasi PLN)

Pemulihan daya listrik Gunung Mulia Steel menjadi bentuk sinergi antarunit PLN di Banten untuk terus mendorong pelanggan produktif di masa pandemi.

Estimasi pemakaian minimum Gunung Mulia Steel 18 juta kWh, dengan pendapatan minimum Rp 18 miliar per bulan, serta kapasitas produksi 500 ton baja per tahun.
  
Gunung Mulia Steel merupakan perusahaan peleburan baja yang berfokus pada produksi baja konstruksi.

Proses produksi mengutamakan utilisasi tungku baja (electric furnace) di mana membutuhkan keandalan pasokan listrik yang sangat baik. 

Direktur PT Gunung Mulia Steel, Sukiato Tjahyadi, mengatakan, setelah mengalami rintangan yang cukup banyak selama pandemi, pihaknya bisa kembali energize.

"Kami sangat terbantu dengan dukungan dari teman-teman PLN yang selama ini selalu mendukung kami. Saat ini, kami bisa pulih daya dan energize," ujarnya.

Baca juga: Kunjungan ke Cirebon, Menteri BUMN Apresiasi PLN Mendukung 8.000 UMKM Hadapi Pandemi Covid-19

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved