Breaking News:

Waduh! NIK Presiden Joko Widodo Tersebar di Media Sosial, Indonesia Darurat Kebocoran Data

Nomor Induk Kependudukan (NIK) lengkap dengan foto KTP atas nama Presiden Joko Widodo dapat secara mudah ditemukan di mesin pencarian google.

Editor: Glery Lazuardi
ANTARA FOTO/HO/SETPRES/MUCHLIS J
Presiden Joko Widodo menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib di sisi barat halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/1/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Nomor Induk Kependudukan (NIK) lengkap dengan foto KTP atas nama Presiden Joko Widodo dapat secara mudah ditemukan di mesin pencarian google.

Selain itu, data NIK orang nomor 1 di Indonesia itu juga dipublikasi oleh laman Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, sehingga semua orang bisa memvalidasi data itu.

Selain itu, foto sertifikat vaksin atas nama Presiden Joko Widodo juga beredar luas di media sosial, Twitter.

Informasi itu menjadi perbincangan warganet karena menampilkan NIK secara lengkap, yakni 16 digit angka dan informasi pribadi Jokowi secara rinci.

Baca juga: Alami Kebocoran Data, Dirut BPJS Kesehatan Dijadwalkan Akan Diperiksa Hari Ini

Baca juga: Akibat Kebocoran Data, Ilham Bintang Gugat Indosat dan Commonwealth Bank Total Rp 200 Miliar

Setelah ditelusuri, informasi tersebut berasal dari laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada bagian form calon Presiden RI untuk Pemilu 2019.

Saat diakses, laman tersebut masih bisa dibuka dan data Jokowi masih tertulis secara lengkap.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyayangkan hal tersebut. Dia berharap pihak terkait segera melakukan langkah khusus.

Baca juga: Diduga Banyak Kebocoran Pemasukan Parkir, Wali Kota Serang Ancam Copot Kepala Dinas Perhubungan

"Menyayangkan kejadian beredarnya data pribadi tersebut. Berharap pihak terkait segera melakukan langkah khusus untuk mencegah kejadian serupa," tegasnya saat dikonfirmasi pada Jumat (2/9/2021).

"Termasuk melindungi data milik masyarakat," lanjutnya.

Selain NIK, data pribadi yang diunggah pada laman KPU tersebut terdiri dari data pribadi, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, riwayat organisasi, riwayat penghargaan dan publikasi yang pernah dilakukan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved