Diduga Banyak Kebocoran Pemasukan Parkir, Wali Kota Serang Ancam Copot Kepala Dinas Perhubungan
Syafrudin menduga kuat ada kebocoran pemasukan di sektor parkir Dishub mengingat capaian target parkir pada tahun sebelumnya
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wali Kota Serang Syafrudin kecewa dengan minimnya hasil Pendapatan Asli Daerah ( PAD) semester pertama 2020 di wilayahnya, khususnya dari parkir.
Syafrudin mengingatkan akan ada pergantian pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau kepala dinas jika tidak ada peningkatan PAD, apalagi penyelewengan pendapatan.
Hal itu disampaikan Syafrudin saat memimpin Rapat Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran Pemkot Serang Tahun 2020 di kantor Puspemkot, Serang, Banten, Senin, (20/7/2020).
Dalam rapat itu, Syafrudin memaparkan hasil evaluasi kinerja para pimpinan OPD atau setara kepala dinas di lingkungan Pemkot Serang per Januari hingga Juni 2020.
Dalam rapat itu Syafrudin menyoroti capaian kinerja beberapa dinas, khususnya pendapatan dari sektor parkir di Dinas Perhubungan yang tidak mencapai target.
Dalam perencanaan anggaran, sektor parkir di Dishub Kota Serang ditarget pemasukan Rp1,3 miliar.
Namun, realisasi capaian target hanya Rp110 juta.
• Kawasan Wisata Banten Lama Berhamparan Parkir Liar, Tak Dinyana Respons Dua Dishub Ini
• Dear Pemerintah Daerah, Terminal Banten Lama Banyak Sampah dan Pungli
Syafrudin menduga kuat ada kebocoran pemasukan di sektor parkir Dishub mengingat capaian target parkir pada tahun sebelumnya atau sebelum adanya pandemi Covid-19 juga jauh dari target.
"Karena targetnya Rp1,3 miliar, kalau dihitung 1 bulan itu hanya Rp110 juta. Parkir banyak, tapi sepertinya banyak kebocoran," kata Syafrudin usai rapat.
Syafruddin meminta inspektorat untuk melakukan audit terkait adanya dugaan kebocoran realisasi pendapatan di Dinas Perhubungan Pemkot Serang.
"Dishub itu tahun kemarin saja 35 persen selama satu tahun. Angka 35 persen itu tidak ada Covid loh, tapi kecil," ujarnya.
• Polisi Tangkap Peminta Secara Paksa Uang Parkir Rp 100.000 di Tangerang
Syafrudin meyakinkan akan pencopotan disertai pergantian Kepala Dinas Perhubungan jika hasil audit menunjukkan adanya penyelewengan dana PAD dari sektor parkir.
"Pasti ada sanksi, khususnya kalau ada temuan, akan dilakukan pergantian," tegasnya.
Syafruddin juga menyampaikan, secara keseluruhan, realisasi PAD dari retribusi Kota Serang selama semester pertama tahun 2020 baru mencapai 41,74 persen.
Dirincikan realisasi capaian dari masing-masing dinas, Dinas Kesehatan sebesar Rp8 miliar atau 48 persen dari target Rp17 miliar, Dinas Lingkungan Hidup sebesar Rp2 miliar atau 50 persen dari target Rp4 miliar dan Badan Pengelolaan Aset Daerah sebesar Rp66,498 miliar atau 48 persen dari target Rp137,6 miliar.
Selanjutnya, dari realisasi capaian Sekertariat DPRD sebesar 49,65 persen, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga 49 persen serta dari Inspektorat sebesar 45 persen.
Adapun realisasi capaian target tertinggi ada dk Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman yakni 55,98 persen.
(Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/parkir-liar.jpg)