Breaking News:

2,9 Juta Orang Indonesia Belum Bisa Baca Tulis, Termasuk Banten Ini 9 Provinsi Tertinggi Buta Aksara

Hampir 3 juta Warga Negara Indonesia (WNI) buta aksara. Buta aksara adalah ketidakmampuan membaca dan menulis.

Editor: Glery Lazuardi
(KOMPAS.com/Ira Rachmawati)
Para lanjut usia belajar menulis dan membaca untuk memberantas buta huruf. 

TRIBUNBANTEN.COM - Hampir 3 juta Warga Negara Indonesia (WNI) buta aksara.

Buta aksara adalah ketidakmampuan membaca dan menulis.

"Ini yang perlu mendapat perhatian bahwa persentase penduduk yang buta aksara masih tinggi," ujar Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jumeri.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata Religi di Banten, dari Masjid Agung hingga Makam Sultan Ageng Tirtayasa

Baca juga: Melihat Persiapan Empat Atlet Gantole Banten Jelang PON XX Papua, Yakin Raih Medali Emas!

Pernyataan itu disampaikan dalam rangka memperingati Hari Aksara Internasional ke-56 melalui virtual, Sabtu (4/9/2021).

Pada tahun 2019, angka buta aksara di Indonesia mencapai 3.081.136 jiwa atau 1,78 persen.

Angka itu menurun pada tahun 2020 menjadi 2.961.060 jiwa atau 1,71 persen.

Ada lima besar provinsi yang tingkat buta aksara tinggi secara berurutan.

Yakni, Jawa Timur, Papua, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Barat.

Sementara, wilayah lainnya yang terbilang tinggi buta aksara adalah Nusa Tengara Timur, Kalimantan Barat, Banten dan Bali.

Untuk di Papua, kata dia, masih tinggi kira-kira 22 persen dari penduduk masih buta aksara.

Adapun untuk Jawa Timur, dia mengungkapkan, masih sekitar 800 ribu orang yang buta aksara.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Banten, Minggu 5 September 2021

Baca juga: Curat Jadi Kejahatan Tertinggi di Banten pada Minggu I September 2021, Kabid Humas Polda: Waspada

"Tapi kita tahu 2 provinsi ini (Jawa Timur dan Jawa Tengah,-red) adalah provinsi dengan penduduk yang terbesar di negeri ini," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya berupaya mengentaskan angka buta aksara di Indonesia.

"Memang cukup tinggi jumlah yang buta aksara. Butuh perjuangan kita yang keras," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved