Breaking News:

Polda Banten Pergoki Pria dan Wanita Berduaan dalam Mobil di Pintu Tol Serang Timur, Oh Ternyata!

Polda Banten mengamankan PE (40), wanita, dan AY (48), pria, wiraswasta di pintu Tol Serang Timur, pada Rabu (15/9/2021).

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Aparat Polres Serang Kota mengawasi lalu lintas masuk-keluar di Gerbang Tol Serang Timur dan Serang Barat., Rabu (7/10/2020) malam. 

TRIBUNBANTEN.COM - Polda Banten mengamankan PE (40), wanita, dan AY (48), pria, wiraswasta di pintu Tol Serang Timur, pada Rabu (15/9/2021).

Direktur Reserse Narkoba Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny mengatakan upaya penangkapan itu berawal pada saat petugas mendapatkan informasi ada mobil mencurigakan menuju ke Cilegon melalui Tol Serang Timur.

Menurut dia, informasi itu kemudian ditindak lanjuti petugas dengan melakukan observasi lapangan.

Setelah sampai di lokasi, kata dia, petugas menghampiri mobil Daihatsu Sigra Silver di pintu masuk tol Serang Timur.

"Namun pintu tidak dibuka oleh tersangka sehingga dilakukan upaya paksa oleh personel Ditresnarkoba Polda Banten dan mengamankan wanita berinisial PE (40) dan pria berinisial AY (48),” papar Martri Sonny, dalam keterangan yang diterima, pada Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Polda Banten Ungkap Sindikat Jual Beli Fiktif di Online Shop, Satu Pelaku Bisa Kelola 24 Akun Palsu

Baca juga: Polisi Ungkap Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Kabid Humas: Jangan Beraksi di Wilayah Polda Banten!

Dia mengungkapkan PE dan AY bukan pasangan suami istri. PE merupakan warga Lampung dan bekerja di kawasan Merak. Sedangkan AY adalah warga Cilegon.

Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya diketahui mereka memiliki narkotika jenis sabu.

"Barang bukti ditemukan dikantong celana depan sebelah kanan tersangka AY sebanyak 2,64 gram," ujarnya.

Untuk mengelabui petugas, narkotika jenis sabu itu disembunyikan tersangka di dalam bekas bungkus POP ICE warna kuning.

Saat ini tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Ditresnarkoba Polda Banten untuk dilakukan proses penyidikan dan untuk didalami lagi terkait perolehan Narkotika jenis sabu.

Baca juga: Muncul Sebutan Kerabat Orang Polda di Sidang Kasus Korupsi Masker, Ini Kata Polda Banten

Baca juga: Polda Banten Catat 10.720 Pemberitaan Selama Agustus 2021, Kabid Humas: Terima Kasih Media Massa

Sementara itu, di tempat berbeda Kabid Humas Polda Banten Akbp Shinto Silitonga menambahkan bahwa atas perbuatan tersangka akan dikenakan pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1), UU No 35 Th. 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

Terakhir Shinto Silitonga menghimbau kepada masyarakat untuk hindari Narkoba dan mohon peran aktif dari masyarakat agar dapat membantu pihak Kepolisian dalam berantas Narkoba.

Dengan cara melaporkan ke petugas terdekat, mengawasi perilaku anak-anakdan awasi rumah-rumah kontrakan yang rawan digunakan sebagai tempat transaksi Narkoba.

"Karena narkoba adalah musuh yang nyata bagi bangsa Indonesia," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved