Breaking News:

Korupsi Masker di Banten

Muncul Sebutan "Kerabat Orang Polda" di Sidang Kasus Korupsi Masker, Ini Kata Polda Banten

Anggota Polda Banten disebut di sidang dugaan kasus korupsi pengadaan masker di Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Sidang tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten, kembali digelar, Rabu (1/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - "Kerabat Orang Polda" disebut di sidang dugaan kasus korupsi pengadaan masker di Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

"Kerabat Orang Polda" itu diungkap di sidang kasus dugaan korupsi pengadaan masker medis di Dinas Kesehatan Banten pada 2020 senilai Rp3,3 miliar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banten, Rabu (1/9/2021). Sidang digelar untuk terdakwa Lia Susanti.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga sedang mendalami informasi itu.

"Personel Polda Banten yang disampaikan di persidangan benar menjadi fakta," ujarnya saat ditemui di Mapolres Serang Kota, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Sidang Kasus Korupsi Masker di Banten, Hakim Tegur Kadinkes Ati Pramudji: Jangan Bicara Begitu!

Baca juga: Sidang Korupsi Masker di Dinkes Banten Kembali Digelar, Saksi Bingung Nama Direktur Berubah

Sampai saat ini, belum diketahui identitas anggota Polda Banten itu.

Dalam persidangan, terungkap bahwa Agus Suryadinata yang juga salah satu terdakwa dalam kasus ini, pernah memperkenalkan diri sebagai kerabat di lingkungan Polda Banten.

Saat itu, Agus sedang bertemu dengan pejabat di Dinkes Provinsi Banten.

Menyikapi hal itu, Kombes Shinto Silitonga, mengaku sudah berkomitmen ikut ambil bagian secara aktif dalam peran menanggulangi tindak pidana korupsi.

Informasi mengenai dugaan keterlibatan anggota Polda Banten itu menjadi fakta yang akan ditelusuri oleh Polda Banten.

"Kami sedang ikuti persidangan sehingga fakta-fakta itu harus tampak jelas untuk ditindaklanjuti sebagai informasi awal bagi personel penegakan hukum internal di Polda Banten," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved