Breaking News:

PLTU Co-firing Enceng Gondok Raih Penghargaan Internasional, PLN Komitmen pada Isu Lingkungan

PLN terus berupaya untuk menjaga keseimbangan aspek lingkungan hidup dan keekonomian operasional.

dokumentasi PLN
ASEAN Coal Awards 2021 

TRIBUNBANTEN.COM - Satu di antara cara yang dilakukan PLN untuk menjaga keseimbangan aspek lingkungan adalah melakukan inovasi teknologi.

Selain itu, inovasi teknologi di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang dimiliki PLN juga menjaga keekonomian operasional, termasuk di pembangkit batu bara.

PLN terus berupaya untuk menjaga keseimbangan aspek lingkungan hidup dan keekonomian operasional.

Tercatat, terdapat sederet teknologi yang mampu mengatasi masalah emisi pada penggunaan batu bara sebagai sumber energi. 

Seperti halnya PLTU Lontar atau PLTU Banten 3 Lontar, yang memiliki pengalaman pengelolaan kelistrikan berstandar internasional. 

Baca juga: Proyek Tegangan Ekstra Tinggi PLN Senilai Rp 262 Miliar Selesai, Listrik di Jawa Semakin Andal

Pengalamannya menerapkan teknologi ramah lingkungan juga didukung pada komitmen akan keselamatan kerja sehingga berhasil menerima sertifikat ISRS (International Sustainability Rating System) pada awal Januari 2019. 

ISRS adalah sistem terdepan di dunia untuk mengukur dan memperbaiki kualitas sistem manajemen pada perusahaan agar dapat berjalan secara berkesinambungan khususnya pada aspek-aspek HSE (Health Safety Environment).

Sistem ini dikembangkan DNV-GL sebagai institusi sertifikasi internasional Nowergia dan Jerman. 

PLTU Lontar yang sudah beroperasi pada 2012 di Tangerang, Banten, terbilang unik.

Menggunakan metode Co-firing, PLTU ini menggunakan biomassa berbasis enceng gondok dan sampah dalam baurannya dengan batu bara, sehingga turut menjawab masalah lingkungan di sekitar area operasinya. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved