Breaking News:

PPKM

Ini 2 Titik Menuju Pantai Anyer yang Disekat Polres Cilegon Setiap Akhir Pekan dan Libur Nasional

Sigit mengaku selalu memberikan pengertian kepada wisatawan yang akan menuju ke Anyer.

dokumentasi Polres Cilegon
Polres Cilegon menyekat akses masuk menuju kawasan wisata Pantai Anyer setiap akhir pekan atau libur nasional, Minggu (19/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Polres Cilegon menyekat akses masuk menuju kawasan wisata Pantai Anyer setiap akhir pekan atau libur nasional.

Polisi menyekat dua titik akses utama menuju Anyer, yaitu di pertigaan Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, dan simpang Teneng, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan dua titik ini berada di wilayah hukum Polres Cilegon.

Menurut di, penyekatan dilakukan sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri terkait penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Baca juga: Perbaikan Jalan Anyer-Cilegon, Petugas Terapkan Sistem Buka Tutup, Macet Sampai Pertigaan JLS

Kawasan wisata Pantai Anyer berada di level 2 dengan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas penuh.

"Hari ini pukul 10.00 sudah mencapai batas 25 persen sehingga kami melakukan putar balik di dua titik tersebut," katanya kepada wartawan di Pertigaan JLS Ciwandan, Minggu (19/9/2021)..

Pemutarbalikkan kendaraan ini hanya diperuntukan bagi mereka yang akan berwisata.

Sigit mengaku selalu memberikan pengertian kepada wisatawan yang akan menuju ke Anyer.

"Tapi bagi warga sekitar, kendaraan industri, dan kesehatan, akan dibiarkan melintas," ucap Sigit.

Dia menegaskan penyekatan ini dilakukan bukan sebagai larangan untuk masyarakat yang ingin berwisata.

Baca juga: Jalur Pantai Anyer di Cilegon Disekat, Kunjungan ke Tempat Wisata Dibatasi 25 Persen

Menurutnya, masyarakat tetap bisa berlibur ke Anyer jika kapasitas pengunjung di sana sudah di bawah 25 persen dari total kapastias penuh.

"Kami akan pantau, ketika pengunjungnya sudah berkurang 25 persen akan dibuka," katanya.

Meski begitu, Sigit mengingatkan masyarakat yang beriwasata tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan satgas Covid-19.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved