Breaking News:

KemenPANRB: Pintar Saja Tak Cukup, CPNS Perlu Berintegritas & Berkomitmen Tinggi pada Organisasi

Kepala Biro SDM dan Umum KemenPANRB, Sri Rejeki menjelaskan, SKD CPNS 2021 tidak hanya dicari individu yang pintar saja tapi juga berintegritas.

Warta Kota/Nur Ichsan
Peserta bersiap untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (17/2/2020). Badan Kepegawaian Daerah atau BKD DKI Jakarta mencatat pelamar CPNS DKI Jakarta pada 2019 sebanyak 50.528 pelamar, peserta yang lolos administrasi dan lolos tes SKD untuk mengisi 3.390 formasi CPNS yang disediakan Pemprov DKI Jakarta. 

TRIBUNBANTEN.COM - Hingga saat ini proses seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2021 masih berlangsung.

SKD CPNS 2021 merupakan satu dari beberapa proses seleksi CPNS 2021 yang harus dilewati pelamar. 

Pun SKD  CPNS 2021 tidak hanya mencari individu yang  pintar saja, tapi juga berintegritas dan berkomitmen tinggi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro SDM dan Umum  KemenPANRB, Sri Rejeki Nawangsasih dilansir dari siaran pers KemenPANRB pada Senin (20/9/2021).

“Yang kami butuhkan adalah pegawai yang tidak hanya pintar, tapi juga berintegritas, akuntabilitas, dan punya komitmen tinggi terhadap organisasi,” ujarnya

Ilustrasi
Ilustrasi (Kontan/Fransiskus Simbolon)

Baca juga: Ombudsman Perwakilan Banten Menerima 2 Aduan Terkait Pelaksanaan CPNS 2021

Menurut Sri, generasi saat ini memang bisa dibilang  pintar dalam sejumlah bidang.

Meski demikian, ke pintaran akademis saja tidak bisa menjadi tolok ukur manakala perilakunya tidak sesuai norma.

Lebih lanjut, Indonesia membutuhkan individu yang memiliki target kerja sebagai PNS. Hal ini nantinya akan terlihat pada skor tes karakteristik pribadi dan tes wawasan kebangsaan.

"Tes karakteristik pribadi atau TKP bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan implementasinya," aku Sri.

Hal yang dinilai adalah keramahan dengan tujuan untuk pelayanan publik. Peserta juga dinilai dalam kemampuannya memperluas jaringan kerja.

Soal-soal dalam TKP juga dapat menilai sosial budaya, penerapan teknologi informasi, serta profesionalisme.

"Selain itu juga mengandung nilai anti-radikalisme dengan tujuan menjaring informasi peserta tentang anti-radikalisme."

"Kecenderungan bersikap dan bertindak saat menghadapi stimulus dengan beberapa alternatif situasi," papar Sri.

Passing Grade SKD CPNS 2021

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved