Breaking News:

Tak Hanya Covid-19, Virus Ini Juga Merebak di Kabupaten Lebak, Puluhan Warga Tewas

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak mencatat kenaikan angka kasus penderita TBC (Tuberculosis) di Kabupaten Lebak selama satu tahun terakhir.

(Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi penyakit Tuberculosis (TBC). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak mencatat kenaikan angka kasus penderita TBC (Tuberculosis) di Kabupaten Lebak selama satu tahun terakhir.

Berdasarkan data yang diperoleh TribunBanten.com, total penderita TBC di Lebak mencapai 1.175 orang, di mana puluhan orang meninggal dunia akibat terinfeksi virus tersebut.

Baca juga: Bioskop NSC Rabinsa Lebak Kembali Dibuka, Pengunjung: Akhirnya Bisa Nonton Film, Biasanya Sinetron

Baca juga: Bioskop Satu-satunya di Lebak Dibuka, Pengunjung Wajib Bawa Sertifikat Vaksin

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Lebak, Dr. Firman Rahmatullah mengatakan, penambahan kasus TBC di Lebak terbilang rendah, di mana pihaknya sempat memprediksi sekitar 2.785 orang terinfeksi.

"Tahun ini yang terdata berobat atau dalam pengobatan di wilayah Lebak yang berasal baik dari Lebak maupun luar Lebak sebanyak 1175 orang. Untuk targetnya sendiri sebanyak 2.785 orang di tahun ini," ujarnya saat ditemui di Dinkes Lebak, Selasa (21/9/2021).

Untuk jumlah target sendiri, pihaknya mencatat kalkulasi persebaran TBC masih di sekitar 0,9 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Lebak.

Kendati begitu, pihaknya berhati-hati dan meminta warga waspada akan penularan penyakit TBC yang bisa berpindah-pindah dari satu orang ke orang yang lainnya.

Ia memaparkan, pada tahun 2020 dari target yang masih sama dengan tahun sekarang yakni sebanyak 2.785 orang, pihaknya berhasil mendata warga yang menginap TBC sebanyak 1975 orang.

"Misalkan kita periksa satu orang yang mengalami TBC, namun saat ditanyai kadang dia menyembunyikan keluarga atau orang dekat dirinya yang juga mengalami TBC," terangnya.

Untuk angka kematian sendiri di Kabupaten Lebak lantaran TBC sejak tahun 2020-2021 mencapai 87 orang.

Baca juga: Banjir Rendam Ribuan Rumah Warga di Lebak, Dinas PU Temukan Ini saat Bersihkan Gorong-gorong

Baca juga: Jokowi Teken PP 94/2021, PNS Kabupaten Lebak Bakal Disanksi Ini Jika Langgar Aturan Disiplin

Dia mengimbau kepada warga Lebak untuk selalu waspada dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan juga mengkonsumsi makanan bergizi guna menjaga imune tubuh.

Karena, menurutnya penularan TBC ini hampir sama dengan Covid-19 yang ditentukan oleh sistem kekebalan tubuh.

"Tetap jaga prokes karena virus ini juga menular melalui droplet seperti Covid-19. Dan untuk penularannya itu tidak dapat dipastikan, tergantung imun tubuh masing-masing," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved