Breaking News:

Banjir Rendam Ribuan Rumah Warga di Lebak, Dinas PU Temukan Ini saat Bersihkan Gorong-gorong

Pihak Pemerintah Kabupaten Lebak membersihkan gorong-gorong kali dan sungai yang berada di pusat keramaian.

istimewa
Pihak Pemerintah Kabupaten Lebak membersihkan gorong-gorong kali dan sungai yang berada di pusat keramaian. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pihak Pemerintah Kabupaten Lebak membersihkan gorong-gorong kali dan sungai yang berada di pusat keramaian.

Upaya itu dilakukan setelah terjadi genangan air setinggi 50-70 cm di sejumlah titik pusat keramaian.

Baca juga: Jokowi Teken PP 94/2021, PNS Kabupaten Lebak Bakal Disanksi Ini Jika Langgar Aturan Disiplin

Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Lebak Sepanjang Kamis 16 September

Berdasarkan keterangan yang diperoleh TribunBanten.com, selama membersihkan, para petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Lebak menemukan berbagai macam sampah, seperti galon, tong, dan botol-botol minum kemasan.

Sekretaris Dinas PUPR Lebak Irvan Suyatupika mengatakan tim terus melakukan penanganan pasca banjir dengan membersihkan saluran drainase.

"Dan saat memberihkan tim menemukan sampah-sampah besar seperti galon dan juga tempat sampah," kata dia saat dihubungi, Jumat (17/9/2021).

Dia mengungkapkan kondisi drainase yang dipenuhi sampah itu sudah ada sejak bertahun-tahun.

Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat menjaga lingkungan.

"Kita harap masyarakat dapat membuang sampah langsung ke tempat, bukan disaluran drainase," ujarnya.

Baca juga: Tukang Ojek di Lebak Terlibat Penyelundupan Benih Lobster Antar Provinsi, Sudah Lakukan Delapan Kali

Baca juga: BPBD: Kerugian Banjir di Kabupaten Lebak Capai Rp 4,8 Miliar dalam Sehari

Menurut dia, sampah yang dibuang di drainase dapat membuat saluran drainase tersumbar dan mengakibatkan banjir di pemukiman rumah seperti beberapa waktu yang lalu.

Untuk diketahui, sejumlah titik di wilayah Kabupaten Lebak, terkepung banjir akibat curah hujan tinggi.

Berdasarkan pantauan TribunBanten.com, perumahan warga seperti Perumahan Komdik, Kampung Barangbang, dan Perumahan BTN Platon paling terparah di kepung banjir.

Total sebanyak 1.237 rumah terdampak banjir akibat curah hujan tinggi beberapa waktu lalu.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved