Breaking News:

Korupsi Masker di Banten

Digelar Virtual, Sidang Perkara Pokok Kasus Korupsi Masker di Banten Ditunda Karena Mati Listrik

ada tiga terdakwa kasus korupsi masker yang dihadirkan melalui layar monitor yang terhubung di Rutan Pandeglang.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Sidang perkara pokok kasus korupsi masker di Dinas Kesehatan Provinsi Banten terpaksa ditunda karena terkendala teknis, Rabu (22/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sidang perkara pokok terdakwa dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten terpaksa ditunda pelaksanaannya hari ini, Rabu (22/9/2021).

Sedianya persidangan kali ini yaitu mendengarkan kesaksian para terdakwa.

Di mana dalam kasus ini, ada tiga terdakwa yang dihadirkan melalui layar monitor yang terhubung di Rutan Pandeglang.

Mulai dari Lia Susanti, Agus Suryadinata dan Wahyudin Firdaus.

Sidang ini sempat dibuka oleh Ketua Majelis Hakim Slamet Widodo, bertempat di Pengadilan Negeri Serang.

Namun sidang tersebut kemudian ditunda lantaran di Rutan tempat para terdakwa terjadi kendala teknis yakni mati listrik.

Baca juga: Muncul Sebutan Kerabat Orang Polda di Sidang Kasus Korupsi Masker, Ini Kata Polda Banten

Sehingga persidangan kemudian ditunda pada Rabu (29/9/2021) mendatang.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herlambang meminta bahwa sidang dilakukan secara virtual.

Lantaran menurutnya ketiga saksi tidak bisa dihadirkan sesuai dengan surat dari Rutan Pandeglang.

Namun pihak kuasa hukum Lia Susanti merasa keberatan jika sidang dilakukan secara daring.

"Jika dilakukan melalui online, mungkin ada hambatan atau kendala pada saat menunjukkan dokumen-dokumen dalam perkara ini," ujar Ropaun Rambe selaku kuasa hukum Lia Susanti, Rabu (22/9/2021).

Sehingga ia memohon kepada Ketua Majelis Hakim agar klien nya bisa dihadirkan dalam persidangan.

2 Tersangka korupsi pengadaan masker ditahan di Kejaksaan Tinggi Banten, Kamis (27/5/2021)
2 Tersangka korupsi pengadaan masker ditahan di Kejaksaan Tinggi Banten, Kamis (27/5/2021) (TribunBanten.com/Ahmad Tajudin)

Atas permohonan dari Kuasa Hukum terdakwa, kemudian Ketua Majelis Hakim melakukan musyawarah bersama anggota hakim lainnya.

Kemudian permohonan tersebut dikabulkan, Majelis Hakim memutuskan agar JPU bisa menghadirkan para terdakwa.

"Untuk kepentingan pemeriksaan para saksi, minta pihak Jaksa Penuntut Umum untuk menghadirkan," ujar Slamet Widodo saat dipersidangan.

Atas keputusan Majelis Hakim, hal itu kemudian disanggupi oleh pihak JPU.

Sehingga pada sidang dijadwalkan pada hari ini, Rabu (22/9/2021).

Rencananya para saksi terdakwa akan dihadirkan di persidangan.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved