Breaking News:

Kerajaan Angling Dharma Bangun Rumah untuk Warga Pandeglang, Pengamat: 'Raja' Prihatin

Eko Supriatno menilai kehadiran kerajaan Angling Dharma seolah menggantikan peran pemerintah daerah.

TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Tempat tinggal Raja Angling Dharma di Desa Pandat, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten tampak sepi, pada Kamis (23/9/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Pengamat Kebijakan Publik yang juga Dosen Fakultas Hukum dan Sosial Universitas Mathla'ul Anwar Banten, Eko Supriatno menilai kehadiran
kerajaan Angling Dharma seolah menggantikan peran pemerintah daerah.

Menurut dia, raja dan kerajaan Angling Dharma memberikan bantuan kepada warga di tengah masa pandemi Covid-19, di mana peran itu seharusnya dilakukan kepala daerah dan jajarannya.
"Perlu dipahami, tugas pemerintah itu adalah mengidentifikasi, mana yang terindikasi menyimpang, kriminal dan yang kultural. Kalau mendengar ceritanya kan, yang bersangkutan ini membantu masyarakat memperbaiki rumah," katanya saat dihubungi, Jumat (24/9/2021).

Upaya membantu masyarakat itu, kata dia,
seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah setempat.

"Ini adalah fenomena krisis yang muncul karena kejenuhan, kebutuhan, galau, gelisah, dan frustasi sebagian warga yang mungkin mereka hilang orientasi ke depannya," ujarnya.

Jika melihat angka tingkat kemiskinan di Pandeglang, kata dia, saat ini mencapai 10,25 persen atau tertinggi di Provinsi Banten.

Sehingga, dia menilai, banyak masyarakat merasa kesulitan terutama hidup di masa pandemi Covid-19.

Melihat hadirnya raja dan kerajaan Angling Dharma di tengah masyarakat, dia meminta agar tidak perlu disikapi serius, lantaran tidak menyimpang dan tidak mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Saya rasa tidak perlu lah pemerintah bersikap reaktif dengan penegakan hukum, seperti melakukan penangkapan terhadap baginda raja. Kalau ada masyarakat yang tertipu, itu baru perbuatan kriminal," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved