Breaking News:

Lapas Kelas I Tangerang Terbakar

6 Orang Ditetapkan Tersangka, Ini Hasil Investigasi Penyebab Kebakaran Lapas Tangerang

Polda Metro Jaya mengumumkan hasil penyelidikan terhadap insiden kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang.

Editor: Glery Lazuardi
Kompas TV
Update kebakaran Lapas Klas I Tangerang, Rabu (8/9/2021) di blok C 

TRIBUNBANTEN.COM - Polda Metro Jaya mengumumkan hasil penyelidikan terhadap insiden kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang.

Polisi mengungkapkan penyebab korsleting listrik hingga terjadi kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang.

Korsleting terjadi saat JMN memasang instalasi listrik yang diperintahkan oleh PBB sebagai petugas lapas yang berwenang saat itu.

JMN merupakan narapidana, PBB sebagai petugas lapas, dan RS menjabat Kepala Sub Bagian Umum Lapas Tangerang.

Adapun pemasangan instalasi listrik dilakukan oleh JMN tidak sesuai kapasitas voltase yang ada di ruang tahanan Lapas Tangerang hingga memicu kebakaran.

Baca juga: Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Polda Metro Jaya Tetapkan 3 Tersangka Baru, Ada Narapidana

Baca juga: Sebabkan Korsleting Listrik hingga Terbakar, WBP Ditetapkan Jadi Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat, memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam insiden kebakaran Lapas Kelas I Tangerang.

Hal itu diketahui setelah polisi melakukan gelar perkara kedua perihal Pasal 188 KUHP tentang kesalahan (kealpaan) hingga menyebabkan kebakaran.

"Apakah ini ada unsur kesengajaan? Sampai sejauh ini penyidik belum menemukan adanya unsur kesengajaan," ujarnya,
Rabu (29/9/2021).

Kebakaran Lapas Tangerang terjadi karena adanya kelalaian dalam pemasangan instalasi listrik.

"Lalainya, dipasang aliran listrik yang tidak sesuai dengan ketentuan, dengan alat yang tidak tepat, dan juga dipasang oleh bukan orang yang profesional," kata Tubagus.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved