Breaking News:

Mafia Tanah di Banten Diringkus, Polisi Periksa Ratusan Dokumen Palsu di Laboratorium

Satgas Mafia Tanah Polda Banten berhasil meringkus pelaku mafia tanah berinisial RMT (63) warga asal Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Satgas Mafia Tanah Polda Banten berhasil meringkus pelaku mafia tanah berinisial RMT (63) warga asal Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. 

Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG -  Satgas Mafia Tanah Polda Banten berhasil meringkus pelaku mafia tanah berinisial RMT (63) warga asal Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

RMT ditahan lantaran telah melakukan tindak pidana penipuan dan pemalsuan dokumen tanah.

Ditreskrimum Polda Banten, Kombes Pol Ade Rahmat Idnal mengatakan bahwa penangkapan tersangka tersebut bermula adanya laporan dari masayarakat dalam kurun waktu 2019 hingga 2021.

"kami menerima lima laporan dari warga. Setelah adanya laporan masyarakat dengan membawa dokumen atas kepemilikan tanah," ujar ade di Mapolda Banten, Rabu (29/9/2021).

Kemudian pihaknya langsung melakukan tindakan cepat dengan memeriksa saksi, dokumen dan juga mengecek ke laboratorium terhadap dokumen tersebut.

Baca juga: Begini Tanggapan serta Bukti Para Ahli Waris yang Saling Mengklaim Atas Tanah di Kragilan

Setelah mendapatkan bukti-bukti yang autentik, kemudian pelaku ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas Polda Banten.

Ade menyampaikan bahwa menurut keterangan pelaku, tanah tersebut ia beli dari masyarakat sekitar kemudian dijual lagi kepada masyarakat lain.

 "Setelah kita dalami, masyarakat itu sendiri ternyata 'boneka', yang disuruh sebagai pemilik lahan," ujarnya 

Padahal tanah yang dijual oleh tersangka bukan milik warga yang dijadikan 'boneka' untuk mengaku bahwa tanah itu miliknya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved