Breaking News:

Korupsi Masker di Banten

Tiga Terdakwa Tak Hadir, Sidang Korupsi Pengadaan Masker Dinkes Banten Ditunda

Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Rabu (29/9/2021) ditunda.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kelas A Serang menggelar sidang perdana dugaan kasus korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Rabu (29/9/2021) ditunda.

Ketua Majelis Hakim, Slamet Widodo memutuskan menunda sidang karena para terdakwa tidak hadir ke persidangan di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Serang.

Semula, tiga terdakwa di kasus ini, yaitu Lia Susanti, Agus Suryadinata dan Wahyudin Firdaus dijadwalkan untuk hadir di ruang sidang.

Namun, karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak menghadirkan terdakwa, sehingga persidangan kemudian ditunda minggu depan.

Sidang pada hari Rabu ini mendengarkan keterangan para terdakwa dalam kasus tersebut.

Baca juga: Digelar Virtual, Sidang Perkara Pokok Kasus Korupsi Masker di Banten Ditunda Karena Mati Listrik

Baca juga: Muncul Sebutan Kerabat Orang Polda di Sidang Kasus Korupsi Masker, Ini Kata Polda Banten

Ketua Majelis Hakim, Slamet Widodo ini sempat membuka sidang lalu menutup hanya selang beberapa menit kemudian.

Herlambang, JPU, mengaku sudah mengirimkan surat kepada pihak Rutan untuk menghadirkan para terdakwa. Namun, para terdakwa tidak hadir.

Sehingga dikarenakan saksi terdakwa tidak dihadirkan, Ketua Majelis Hakim, Slamet Widodo langsung memutuskan untuk menunda persidangan dan meminta agar saksi terdakwa dihadirkan.

"Ini perintah Majelis, harus dilaksanakan. Sidang ditunda Selasa depan," ujar Ketua Majelis Hakim, Slamet Widodo saat dipersidangan, Rabu (29/9/2021).

Semula, sidang akan digelar di ruang sidang itu akan mendengarkan keterangan para terdakwa.

Hal itu sesuai keputusan majelis hakim dalam sidang sebelumnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved