Breaking News:

Pasar Tunjung Teja di Serang Ditinggalkan Pedagang, Sekdes Ungkap Dugaan Penyebabnya

Pantauan TribunBanten.com, pada Senin (4/10/2021) nampak 28 jajaran bangunan kios bercat oranye masih terlihat sangat kokoh namun ditutup

Penulis: desi purnamasari | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Pasang Tunjung Teja yang berlokasi di Kampung Tunjung Pertelon, Desa Tunjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Sudah hampir sebulan pasar Tunjung Teja yang berlokasi di Kampung Tunjung Pertelon, Desa Tunjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, ditinggalkan oleh para pedagang.

Pantauan TribunBanten.com, pada Senin (4/10/2021) nampak 28 jajaran bangunan kios bercat oranye masih terlihat sangat kokoh namun dalam keadaan ditutup.

Dan di belakang bangunan pun terlihat adanya bangunan terbuka dan dibuatkan atap, masih tampak terlihat tumpukan papan-papan kayu bekas para pedagang.

Pasar Tunjung Teja memiliki luas sekitar 5.000 meter ini di bagian halaman pasar terdapat ruang kosong yang dipergunakan sebagai tempat parkir.

Sekretaris Desa Tunjung Teja, Ahmad Muzani mengatakan hal ini merupakan kewenangan pihak pemerintah Kabupaten Serang.

Namun berdasarkan laporan dari para pedangang mereka mengeluhkan akan pembeli yang sepi dan pendapatan berkurang sejak pidah ke pasar baru tersebut.

Baca juga: Kisah Nelayan di Pabuaran Kabupaten Serang, Gadaikan Sertifikat Demi Perbaiki Perahu

"Iya emang benar mereka udah balik lagi kepasar yang lama, di Kampung Tunjung Pasar sudah hampir sebulan," katanya kepada TribunBanten.com, Senin (4/10/2021).

Ia pun mengatakan bahwa para pedagang baru enam bulan berjualan di pasar tersebut.

Selain itu, ia pun mengatakan bahwa seharusnya pihak pemerintah kabupaten serang dapat memberikan solusi akan hal ini.

"Sebenernya para pedangang tidak akan nolak untuk dipindahkan asalkan memang dapat sesuai harapan apalagi kan seperti pemasukan yang mereka rasakan berkurang saat dialokasikan,"ujarnya saat dikantornya.

Menurutnya ada beberapa faktor juga diantaranya memang berjualan di pasar yang baru tersebut selama 24 jam, namun untuk penerangan sangatlah minim.

Dan tidak hanya itu, posisi pasar tersebut sekitar jarak 20 meter sudah terdapat pasar yang memang dikelola pribadi.

Baca juga: Ditinggal Para Pedagang Karena Kembali ke Pasar yang Lama, Kondisi Pasar Tunjung Teja Tak Terurus

"Itu juga mungkin bisa menjadi salah satu faktor kurangnya pembeli," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved