Warga Perumahan Puri Cempaka Serang Temui Pengembang Terkait Rentetan Insiden Kemalingan
Kedatangan mereka ke kantor pengembang yakni butut dari adanya serentetan insiden kemalingan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Yudhi Maulana A
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sejumlah warga Perumahan Puri Cempaka Serang, mendatangi kantor pengembang atau pengelola Perumahan Puri Cempaka Serang, Senin (18/10/2021).
Kedatangan mereka ke kantor pengembang yakni butut dari adanya serentetan insiden kemalingan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Yang terbaru, insiden kemalingan dialami oleh Agung Supriyadi selaku ketua RW 10 Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.
Warga Blok C Nomor 50 ini telah kehilangan burung murai di halaman depan rumahnya di Puri Cempaka Serang pada Minggu (17/10/2021) sekitar pukul 01.00 dini hari.
Selain Agung, warga lainnya bernama Sarwani juga telah kehilangan Sepeda miliknya di hari yang sama.
Berdasarkan pantauan TribunBanten.com saat berada di kantor Perumahan Puri Cempaka Serang, Senin (18/10/2021), Agung didampingi warga lainnya menemui perwakilan dari pengembang.
Kepada pihak pengembang, Agung menjelaskan kronologi kejadian itu dan mempertanyakan mengapa hal itu bisa terjadi lagi dan menimpa warganya.
Baca juga: Sering Kemalingan, Warga Puri Cempaka Kota Serang Layangkan Surat Tuntutan Untuk Developer
"Padahal keamanan semuanya sudah aman. Namun kenapa (kemalingan,-red) ini, bisa terjadi lagi di perumahan ini," ujarnya saat berada di sana, Senin.
Agung menerangkan bahwa peristiwa itu bukan kali pertama terjadi di perumahan tersebut.
Di mana sebelum menimpa dirinya, kemalingan juga pernah terjadi di wilayah itu dan dirasakan oleh warganya.
"Sebelumnya motor pak Jalu sama pak Hafizh juga hilang dicuri maling," terangnya.
Bahkan selain itu, beberapa bulan sebelumnya juga telah terjadi kemalingan, mulai dari kehilangan mesin pompa air, sepeda, laptop dan lain sebagainya.
Dengan adanya peristiwa yang kembali terjadi ini, sebagai ketua RW Agung melaporkan semua itu kepada pihak Pengembang.
Merespon hal itu, pihak pengelola bernama Ahmad Helmi menanggapi keluhan yang dirasakan warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/pertemuan-warga-kemalingan.jpg)