Breaking News:

Cerita Wakil Gubernur Lampung Jadi Korban Teror Pinjol, Ditagih Utang Rp 1,6 Juta

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim rupanya menjadi korban teror penagihan pinjaman ilegal (Pinjol).

Editor: Yudhi Maulana A
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa (26/11/2019). Chusnunia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Zainudin dalam kasus dugaan suap sejumlah anggota DPRD Lampung Tengah. 

TRIBUNBANTEN.COM - Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim rupanya menjadi korban teror penagihan pinjaman ilegal (Pinjol).

Pihak Polda Lampung menyampaikan pihaknya tengah mendalami keluhan Chusnunia. 

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan nomor kontak Chusnunia diduga mendapatkan teror dari pinjol karena terhubung dengan nomor kerabatnya yang menjadi peminjam di pinjol ilegal.

"Laporan Bu Chusnunia menunjukkan bahwa beliau terbawa dalam kontak nomor, kontak nomor teleponnya itu rekan atau kerabat beliau. Atau yang punya komunikasi dengan beliau artinya tersebar informasi," kata Pandra kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

Dijelaskan Pandra, pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membahas mekanisme pinjaman online yang legal.

Baca juga: Kantor Pinjol yang Digerebek di Kelapa Gading Kelabui Polisi, Nyamar Jadi Perusahaan Ekspedisi

Hasilnya, perusahaan pinjol sejatinya tak boleh mendapatkan akses nomor yang ada di kontak peminjam.

Hal itu dinilai sebagai ilegal akses oleh pinjol.

Pandra menyebutkan perusahaan pinjol hanya diperbolehkan untuk mengakses foto, suara dan lokasi peminjam.

"Itu yang kami dapat informasi dari OJK. Tidak termasuk dengan data kontak daripada nasabah atau masyarakat. Nah, selama ini banyak orang yang kadang-kadang sudah mengisi aplikasi tersebut kemudian mengiyakan atau mengizinkan untuk mengakses data kontak yang ada di handphone," jelasnya.

Di sisi lain, kata Pandra, pihaknya telah menerima sedikitnya 6 laporan polisi terkait kasus dugaan pinjol ilegal.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved