Dorong Transformasi Bisnis, PLN Pacu Inovasi Karyawan Lewat Ajang LIKE

Wadah tahunan bagi intrapreneur PLN ini diharapkan menjadi ruang bagi karyawan mengasah pemikiran kreatif dan inovatif

dokumentasi PLN
Learning, Innovation, Knowledge, and Exhibition (LIKE) PLN 2021 kembali digelar. LIKE PLN adalah satu di antara bentuk langkah transformasi PLN dalam bidang inovasi. 

TRIBUNBANTEN.COM - Learning, Innovation, Knowledge, and Exhibition (LIKE) PLN 2021 kembali digelar.

LIKE PLN adalah satu di antara bentuk langkah transformasi PLN dalam bidang inovasi.

Selain itu, ajang tahunan ini untuk memacu melakukan inovasi bisnis insan PLN untuk menjadikan korporasi sebagai perusahaan global terkemuka.

Wadah tahunan bagi intrapreneur PLN ini diharapkan menjadi ruang bagi karyawan mengasah pemikiran kreatif dan inovatif yang mampu memberikan nilai tambah pada perusahaan. 

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana, mengatakan saat ini pemerintah memiliki tujuan untuk meningkatkan porsi EBT dalam rasio elektrifikasi.

Baca juga: Forum PLN Cilegon Menyapa, Layanan untuk Mendekatkan Perseroan dengan Pelanggan

Juga tetap memberikan akses listrik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, diperlukan berbagai terobosan dan inovasi untuk mencapai tujuan tersebut. 

Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM mengapresiasi PLN untuk ajang ini.

"Kami berharap dari acara ini bisa bermanfaat buat kita semua. Ini juga sejalan dengan rencana besar pemerintah untuk meningkatkan porsi EBT dan juga meningkatkan efisiensi. Kami berharap PLN mampu menjadi perusahaan yang terus berkembang dan lebih baik lagi," ujar Rida. 

Tahun ini, LIKE PLN mengusung tema "Peningkatan Pendapatan, Efisiensi dan Peningkatan Pelayanan Pelanggan". 

Baca juga: 11 Juta Pelanggan Unduh PLN Mobile, 47 Persen Milenial, Fitur Token Listrik Paling Banyak Dipakai

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini berharap melalui ajang ini bisa tercipta inovasi yang relevan dengan kapabilitas kekuatan dan kelemahan internal perusahaan.

Selain itu, juga mampu mengambil peluang dalam setiap perubahan dan ancaman yang ada pada iklim industri energi. 

"Kita semua harus berinovasi, bertransformasi karena perusahaan yang survive adalah perusahaan yang bisa menyesuaikan dirinya dengan lingkungan bisnisnya yang berubah," ucap Zulkifli. 

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN, Teddy Barata, menilai acara ini sejalan dengan program yang sudah disampaikan Kementerian BUMN.

Baca juga: Rekor Tertinggi Beban Puncak Terjadi pada Oktober 2021, PLN Sukses Dongkrak Konsumsi Listrik

Keunggulan teknologi dan kecakapan talenta itu yang diutamakan untuk BUMN ke depan. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved