Pilkades Serentak
H-2 Pilkades Serentak, Pemkab Serang Tegaskan Melarang Money Politic: Ada Sanksinya
Pilkades Serentak harus dimaknai bahwa masyarakat punya kesempatan untuk menentukan pimpinan di tingkat desa sesuai dengan aspirasinya.
Penulis: desi purnamasari | Editor: Yudhi Maulana A
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengimbau kepada calon kepala desa (kades) agar tidak melakukan money politic saat Pilkades serentak, pada Minggu (31/10/2021).
Menurutnya pesta demokrasi harus dimaknai bahwa masyarakat punya kesempatan untuk menentukan pimpinan di tingkat desa sesuai dengan aspirasinya.
"Sesuai dengan penilaiannya mana yang terbaik menurut masyarakat jangan di dasarkan pada hal lain," katanya saat di lingkungan Pemerintahan Bupati Serang, Jumat (29/10/2021).
Ia pun menuturkan bahwa, jika kedapatan ada yang melakukan politik uang tentunya akan berikan sanksi yang sudah diatur.
Dan jika menyangkut pidana ,panitia pengawas (panwas) yang akan menangani pelanggaran tersebut
“Kalau ada pelanggaran biar panwas yang bekerja apakah nanti bisa diselesaikan di tingkat panwas atau lanjut ke aparat penegak hukum," katanya.
Baca juga: 210 Personel Serang Kota Amankan Pilkades di Serang, Dibekali APD Cegah Penularan Covid
Jelasnya bahwa dari Pemda tidak menghendaki adanya politik uang serta adanya hal-hal yang mengganggu keharmonisan bermasyarakat dengan adanya pilkades ini.
"Tetap persatuan, kesatuan, silaturahmi persaudaraan itu harus menjadi nomor satu," jelasnya.
Menurutnya, tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan sesaat dalam pelaksanaan pilkades serentak ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/sekda-entus.jpg)