87,5 Persen Terdampak Pandemi, UMKM di Jabodetabek Didorong Berkembang Lewat Program Jakprenuer

87,5 persen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia terdampak pandemi Covid-19. Sementara 12,5 persen UMKM yang merasakan dampak kecil.

Editor: Glery Lazuardi
Dokumentasi Biro Komunikasi Kemenparekraf
Ilustrasi pelaku UMKM sektor parekraf. 

TRIBUNBANTEN.COM - 87,5 persen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia terdampak pandemi Covid-19. Sementara 12,5 persen UMKM yang merasakan dampak kecil.

Dari total 12,5 persen UMKM yang mengalami dampak kecil sebagian mereka adalah yang berfokus kepada sektor-sektor masih bisa bertahan dari hantaman pandemi. Di antaranya pertanian dan perkebunan.

Mereka yang bertahan dari pandemi Covid-19 adalah UMKM yang didukung transformasi digital. Misalnya saja seperti sektor elektronik mampu tetap tumbuh sekitar 24 persen.

Selain itu sektor UMKM makanan dan minuman juga masih mengalami pertumbuhan sebesar 100 persen, kesehatan 154 persen, dan hobi seperti games meningkat hingga 25 persen.

Baca juga: Perempuan Pelaku UMKM Serang Dibekali Ilmu Sistem Bisnis, Manajemen SDM dan Company Profile

Untuk membantu UMKM di Jabodetabek bertahan di masa pandemi Covid-19, OJK regional 1 DKI Jakarta dan Banten menggelar Jakpreneur Virtual Expo di Creative Hub Jakarta pada 27-28 Oktober 2021.

Jakvex yang merupakan Exhibition Hybrid Online dan Offline ini merupakan hasil kerjasama antara OJK regional 1 DKI Jakarta dan Banten, Femalepreneur Indonesia dan didukung penuh oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Jakpreneur (Jakarta Virtual expo).

Rangkaian acara Jakarta Virtual Expo sendiri meliputi Exhibition dari 30 UMKM pilihan dibidang Kuliner, Craft, Fashion, dan Jasa.

Hadir juga para lembaga Jasa keuangan yang memberikan informasi-informasi terbaik dari produknya untuk mendukung UMKM lebih berkembang dan maju.

Sesuai dengan tema yang diangkat, kolaborasi ini memberikan kesempatan kepada UMKM serta menstimulasi daya beli masyarakat lewat berbagai inovasi, kolaborasi, dan program.

Para anggota Jakpreneur dan UMKM yang ada di Jakarta diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, membangun jejaring, akses pemasaran, peluang untuk ekspor dan pemberian apresiasi bagi UMKM.

CEO Femalepreneur Indonesia, Emmy Surya mengatakan bahwa harapannya, Event Jakvex ini akan membantu pertumbuhan ekonomi UMKM Jakarta khususnya peserta Jakpreneur yang terlibat dalam kegiatan ini.

Menurut dia, dukungan semua pihak diperlukan untuk membuat acara seperti ini agar muncul lebih banyak tambahnya.

"Sehingga UMKM Jakarta mendapatkan pelatihan yang komprehensif sebagai wirausaha dan juga mendapatkan kesempatan untuk memasarkan dan memperkenalkan produknya lebih besar," kata Emmy, Selasa (2/11).

Acara Jakvex ini juga membuka mata masyarakat umum bahwa produk UMKM Jakarta sangatlah unik dan punya nilai jual tinggi.

Tentunya hal ini membuktikan bahwa UMKM di Jakarta sangat berpotensi untuk jauh berkembang lebih baik.

Baca juga: Pandemi Berkepanjangan, Pemerintah Kembali Beri UMKM Stimulus, Berikut Syarat dan Langkah-langkahnya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved