News
Luhut Diduga Masuk Daftar Penjabat yang Terlibat Bisnis Tes PCR, Jubir Menko Marves Buka Suara
Nama Luhut Binsar Panjaitan diduga masuk dalam daftar sejumlah pejabat yang terlibat dalam bisnis layanan tes PCR.
TRIBUNBANTEN.COM - Nama Luhut Binsar Panjaitan diduga masuk dalam daftar sejumlah pejabat yang terlibat dalam bisnis layanan tes PCR.
Hal tersebut berdasarkan investigasi Majalah TEMPO yang sudah menerbitkan hasilnya.
Di mana ada pejabat di lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlibat dalam bisnis layanan tes PCR.
Melansir Tribunnews, Redaktur Majalah TEMPO, Hussein Abri Dongoran pun membenarkan temuan sejumlah pejabat yang diduga terafiliasi dengan perusahaan penyedia layanan tes PCR.
"Betul, Majalah TEMPO menerbitkan artikel tentang investigasi PCR. Dalam sejumlah temuan kami, perusahaan-perusahaan yang membuka PCR itu ternyata berafisiali atau dipunyai oleh para petinggi, pejabat atau politikus di Indonesia," kata Hussein dalam program Sapa Indonesia Malam, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Selasa (2/11/2021).
"Sangat terang kami menuliskan sejumlah pejabat atau politisi yang mempunyai perusahaan (penyedia layanan) PCR," tambahnya.
Baca juga: Relawan Luhut Capres 2024 Resmi Dideklarasikan di Medan, Ini Profil dan Rekam Jejak Menko Marves
Dalam melakukan investigasi, Hussein menyebut pihaknya menemui sejumlah pejabat pemerintah untuk memvalidasi temuannya.
Dari pertemuan itu, Majalah TEMPO kemudian mendapat petunjuk soal perusahaan penyedia layanan PCR yang ternyata terafiliasi dengan para pejabat pemerintah.
Baca juga: Tak Hanya untuk Penumpang Pesawat, Luhut Rencanakan Soal Wajib PCR di Transportasi Lain
Redaktur Majalah TEMPO, Hussein Abri Dongoran
"Kami menemui sejumlah pejabat pemerintah dalam berdiskusi, yang sifatnya background."
"Dari mereka kami mendapat clue bahwa perusahaan-perusahaan PCR itu banyak dimiliki oleh politisi pejabat dan pengusaha," ungkap Hussein.
"Kalau kita bedah, dokumen yang kami dapat itu mereka rata-rata biasanya (perusahaan) pertambangan, tiba-tiba mengeluarkan jasa PCR," sambungnya.
Dalam temuannya, satu di antara pejabat yang disebut Majalah Tempo adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Panjaitan.
Hussein menambahkan, temuan investigasi ini telah mendapat konfirmasi dari berbagai sumber.
Termasuk konfirmasi dari Juru Bicara Luhut yang membantah terlibat dalam bisnis PCR.
"Kami sudah mengonfirmasi semuanya, bahkan Juru Bicaranya Pak Luhut sudah mengonfirmasi bahwa Pak Luhut tidak berperan aktif dalam PT GSI itu dan tidak menerima sekian persen," jelas Hussein.
Baca juga: Jawab Pertanyaan Soal Kapan PPKM Jawa Bali Berakhir, Luhut: Saat Kasus Covid-19 Bisa Ditekan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/menteri-koordinator-bidang-kemaritiman-dan-investasi-luhut-binsar-pandjaitan.jpg)