Breaking News:

Tangerang Selatan

Ada 124 Kasus Demam Berdarah di Tangsel Selama 3 Bulan Terakhir, Stok Trombosit Dikabarkan Menipis

Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Dinkes Tangsel) mengungkapkan data kasus demam berdarah dengeu (DBD).

Mikadago/ Pixabay.com/ tribunnews
Ilustrasi digigit nyamuk penyebab DBD 

TRIBUNBANTEN.COM - Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Dinkes Tangsel) mengungkapkan data kasus demam berdarah dengeu (DBD).

Melansir Warta Kota, tecatat ada kenaikan kasus DBD di Kota Tangsel pada kurun waktu tiga bulan terakhir jika dibandingkan dengan kasus tahun lalu. 

Semisal, pada bulan Agustus 2020 tercatat kasus DBD sebanyak 14 kasus, September 2020 sebanyak 8 kasus, Oktober 2020 sebanyak 6 kasus, November 2020 sebanyak 27 kasus. 

Baca juga: Masuki Musim Hujan, Kasus DBD di Kota Tangsel Mulai Meningkat

Sedangkan, pada bulan Agustus 2021 tercatat  sebanyak 30 kasus DBD, September 2021 sebanyak 32 kasus DBD, Oktober 2021 sebanyak 43 Kasus, dan November 2021 hingga pada tanggal 4 telah tercatat sebanyak 19 kasus.

Jadi total kasus DBD selama tiga bulan terakhir di Tangsel ada 124.

Baca juga: Memasuki Musim Penghujan, Pemkot Tangerang Imbau Warga Waspadai DBD dan Malaria: Harus Jalani PHBS

Meningkatnya kasus DBD turut berimbas terhadap permintaan trombosit di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel. 

"Jadi kalau bulan Oktober (2021) menurun permintaannya, tapi November ini kalau saya prediksi akan naik karena kasusnya mulai muncul lagi," kata Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Tangsel, Suhara Manullang kepada Wartakotalive.com saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Kamis (4/11/2021).

Baca juga: Sempat Terkena Covid-19 hingga Kritis karena DBD, Paula Verhoeven Sebut Kehamilan Keduanya Menantang

Suhara menuturkan pada dua bulan terkahir yakni September dan Oktober 2021 pihaknya memiliki ratusan trombosit. 

Baca juga: 268 Orang di Kabupaten Tangerang Terkena DBD, Dinkes Sebut Turun Drastis Dibanding Sebelum Covid-19

Namun, ratusan Stok kantong trombosit itu telah habis digunakan oleh para pasien yang membutuhkan. 

"Kalau untuk November ini sampai tanggal 4 stok trombosit sebanyak 3 kantong yakni Golongan A 2 kantong, dan Golongan AB 1 kantong," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Kasus DBD Meningkat, Stok Trombosit di PMI Kota Tangsel Menipis

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved