Sekjen Gerindra: Jokowi Bebaskan Menteri 'Jual Diri' Jelang Pemilu 2024

Presiden Joko Widodo memberikan kebebasan kepada para menteri untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas.

Editor: Glery Lazuardi
Tribuners/Martin Ronaldo
Ratu Ati Marliati dan Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani saat penyerahan SK Penetapan Bacalon Wali Kota Cilegon 

TRIBUNBANTEN.COM - Presiden Joko Widodo memberikan kebebasan kepada para menteri untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas.

Pernyataan itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

Muzani menilai tidak ada masalah jika menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju memiliki niat untuk maju sebagai calon presiden atau wakil presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Enggak ada masalah, artinya begini ya, presiden memberi kebebasan kepada semua menterinya untuk melakukan menaikkan popularitas dan elektabilitas," kata dia, kepada Kompas.com (Group TribunBanten.com), pada Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Pertama di Indonesia, Relawan Ganjar Deklarasi Massal selama 24 Jam, Curi Start Pilpres 2024

Ahmad Muzani merupakan politisi dari Partai Gerindra, di mana partai itu mempunyai dua menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Yaitu, Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan politikus Gerindra Sandiaga Salahudin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Muzani menuturkan, partainya pun menyambut baik banyaknya nama menteri yang disebut-sebut berpeluang menjadi capres dan cawapres pada pilpres mendatang.
Menurut dia, hal itu membuat masyarakat memiliki banyak pilihan calon pemimpin untuk dipilih.

Wakil ketua MPR itu juga meyakini, banyaknya menteri yang berambisi menjadi capres atau cawapres tidak akan mengganggu stabilitas di internal kabinet.

"Kalau kita percaya pada kekuatan demokrasi, itu pasti tidak akan mengganggu stabilitas pemeirntahan ataupun enggak, itu adalah sesuatu yang wajar-wajar saja dalam proses demokrasi," kata dia.

Ia menambahkan, menteri yang berniat maju pada Pilpres 2024 juga tidak perlu mengundurkan diri dari jabatannya selama belum resmi menjadi capres maupun cawapres.

"Itu ada aturannya," ujar Muzani.

Seperti diketahui, sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju masuk ke dalam bursa capres/cawapres Pilpres 2024 berdasarkan sejumlah hasil survei.

Beberapa nama menteri yang masuk bursa antara lain Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Sebelumnya, Lembaga Penelitian Masyarakat Milenial (LPMM) menggelar survei
terhadap partai politik dan Tokoh-Tokoh Bakal Calon Presiden (Capres) 2024-2029 di era Pandemi Covid 19

Berdasarkan hasil survei yang disampaikan pada Selasa (19/10/2021) kemarin, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mendapat suara tertinggi di antara dari para tokoh lainnya untuk kaum milenial sebagai calon presiden (Capres) 2024.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved