Sekjen Gerindra: Jokowi Bebaskan Menteri 'Jual Diri' Jelang Pemilu 2024
Presiden Joko Widodo memberikan kebebasan kepada para menteri untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas.
"Hal ini akibat kebijakan Anies Baswedan tidak banyak bermanfaat bagi Masyarakat dan cenderung justru banyak menghamburkan dana APBD untuk kegiatan yang mahal dan tidak bermanfaat saat Covid 19 misalnya penyelenggaraan Formula E," tuturnya.
Baca juga: Peluang Koalisi PDIP-Gerindra pada 2024 Menguat, Muncul Poros Prabowo-Puan
Sedangkan, Sandiaga Uno yang merupakan mantan cawapres hanya memiliki tingkat keterpilihan sebesar 2,2 persen.
Dan Ridwan Kamil mememiliki tingkat keterpilihan 2,1 persen sedangkan Muhaimin Iskandar 1,1 persen ,kemudian Mentri BUMN Erick Thohir 0,9 persen.
Namun, muncul beberapa parpol yang naik elektabilitasnya. Hasil dari Preferensi Gen Z & Y terhadap Parpol dan Tokoh Tokoh Bakal Capresn 2024-2029 di era Pandemi Covid 19.
Penelitian dilakukan oleh Lembaga Penelitian Masyarakat Millenial (LPMM) menyebutkan, Partai Golkar menjadi nomor urutan kedua tertinggi setelah PDIP.
Kenaikan elektabilitas Partai Golkar menunjukkan bahwa Partai Golkar masih menjadi partai yang diharapkan kaum milenial dan rakyat.
Selain itu, kata dia, membuktikan figur Airlangga sebagai kandidat capres juga mempengaruhi kenaikan elektabilitas Partai Golkar.
Menanggapi hal itu, Pakar Komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing mengatakan mengatakan munculnya Airlangga sebagai capres 2024 yang diinginkan kaum milenial bisa sangat diterima akal sehat.
Emrus menilai Airlangga salah satu Menteri yang sukses dalam menjalani program Presiden Jokowi-Maruf Amien dalam penanganan Covid-19 di bidang ekonomi .
Selain itu, kata dia, sebagai Menteri Koordinator Perekonomian (Menko) Airlangga terus bekerja keras dalam mengatasi perekonomian ditengah pandemi ini.
“Sukses sebagai menko selama menangani perekonomian ditengah Covid-19, tercatat pada kuartal II 2021 , ekonomi RI tmebus 7,07 persen,
Ini juga bukti bahwa kinerja yang sangat baik yang dilakukan Airlangga sebagai Menko,” jelasnya.
Diketahui, setelah dua tahun pengaruh pandemik Covid 19 yang berpengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat, ekonomi masyarakat terutama kaum muda.
Menurut pengamat politik ini, Airlangga mampu menjaga pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Di tengah kegelisahan dunia saat ini akibat dampak pandemi Covid-19.
“Saya kira Airlangga dapat mengelolah ekonomi Indonesia. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Airlangga sangat besar.
“Maka bagi saya, Airlangga sangat tepat diusung Partai Golkar sebagai capres 2024 . Seharusnya parpol lain mengusung Airlangga sebagai capres,” sebutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ratu-ati-marliati-dan-sekjen-dpp-gerindra-ahmad-muzani.jpg)