Telan Dana Rp 9,9 Miliar, Pembangunan Perpustakaan Kota Serang Sudah 76 Persen

Upaya pembangunan perpustakaan itu dilakukan menelan anggaran Rp 9,9 Miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
Istimewa
Perpustakaan Kota Serang 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Pemerintah Kota Serang sedang membangun perpustakaan.

Upaya pembangunan perpustakaan itu dilakukan menelan anggaran Rp 9,9 Miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021.

Rencananya, perpustakaan itu akan dibangun 3 lantai. Lantai pertama dipergunakan untuk basemant, adapun lantai dua untuk perkantoran.

Pada Jumat (12/11/2021) ini, Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, meninjau pembangunan perpustakaan daerah Kota Serang di Jalan Raya Batok Bali-Ciracas.

"Ini bagian dari schedule wali kota menjelang akhir tahun untuk memonitor program kegiatan pembangunan fisik," ujarnya saat meninjau lokasi.

"dan hari ini bisa wakili dan bisa tau pembangunannya sangat bagus,".

Baca juga: Program Pemkot Serang 2022: Upaya Pengerjaan Jalan hingga Pembenahan Permukiman Kumuh

Pada tahun ini, kata dia, DAK digunakan untuk dua pembangunan mulai dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang dan perpustakaan daerah.

"Menelan anggaran Rp 9,9 miliar. Dari dana DAK 2021 ada dua yaitu RSUD dan dinas perpusda," paparnya.

Sejauh ini, dia menilai, pembangunan berjalan bagus. Namun, walaupun ada kekurangan, kata dia pihaknya akan segera diperbaiki dan disanggupi.

Pemerintah Kota Serang sudah menganggarkan dari APBD tahun 2022 sebanyak Rp 7 Miliar agar pembangunan bisa paripurna dan dilanjutkan.

"Ada satu hal yang harus diwanti-wanti dalam pengerjaan proyek DAK, kalau ini tidak selesai maka sisanya akan menjadi beban APBD," ujarnya.

Saat ini proses pembangunan sudah mencapai 76% dan sedang dalam proses percepatan penyelesaian.

"Semoga bisa dilakukan secepatnya dan selesai tepat waktu," paparnya.

Dia berharap agar perpustakaan ini nantinya dapat menjadi daya tarik masyarakat Kota Serang dan mencerdaskannya.

"Diharapkan adanya bangunan ini semoga bisa mencerdaskan warga Kota Serang sesuai visi misi Walikota targetnya kaum milenial," terangnya.

"ke depan bagaimana perpus ini dicintai oleh kaum milenial," sambungnya.

Baca juga: Kabupaten Serang Jadi Kabupaten Percontohan Penekanan Angka Kematian Ibu, Dipilih Kemendagri

Sementara itu, Kepala BPKAD Wachyu Budhi Kristiawan menambahkan, perpustakaan ini akan dilengkapi tempat pameran, pelayanam, ruang anak, disabilitas dan perkantoran.

Menurut Wachyu paradigma perpustakaan berubah bukan hanya sekedar tempat baca tapi juga menjadi sarana edukasi dan rekreasi.

"akan terapkan di perpustakaan ini, kota kedepankan sarana rekreasi tidak hanya untuk anak2 tapi juga kalangan muda," jelasnya.

Selanjutnya disiapkan pula temapt perfirmance band, seinubaday dan lainnya.

Dia menargetkan pada 2023 perpustakaan kota juga akan pindah ke tempat baru.

"Semoga 2023 awal semuanya sudah pindah kesini, koleksi buku sudah 18 ribu terbagi di kantor perpustakaan dan diluar memang masih jauh dari indeks yang diterapkan di perpusnas yang terpenting ini ada proses kemajuan untuk tingkatkan baca di Kota Serang," jelasnya. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved