Breaking News:

Diamankan Polisi saat Hendak Tawuran, Tujuh Remaja Menangis Dipulangkan ke Orang Tuanya

Polsek Ciruas mengamankan tujuh pelajar Sekolah Mengah Pertama (SMP) di Ciruas yang diketahui hendak melakukan tawuran pada Kamis (18/11/2021)

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Polsek Ciruas mengamankan tujuh pelajar Sekolah Mengah Pertama (SMP) di Ciruas yang diketahui hendak melakukan tawuran pada Kamis (18/11/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Polsek Ciruas mengamankan tujuh pelajar Sekolah Mengah Pertama (SMP) di Ciruas yang diketahui hendak melakukan tawuran pada Kamis (18/11/2021) sore.

Polsek Ciruas menerima informasi dari warga sekitar ada sejumlah pelajar yang hendak melakukan tawuran.

"Ada sebanyak 7 siswa dari 3 sekolah di Ciruas," kata Kapolsek Ciruas AKP Syarif Hidayat, saat dikonfirmasi, pada Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Viral Video Tawuran Pelajar di Pemukiman Warga di Pamulang, Saling Serang Pakai Senjata Tajam

Setelah menerima informasi itu, Panwas beserta anggota lainnya langsung melakukan penyisiran untuk mengantisipasi tawuran.

Selanjutnya petugas menemukan kumpulan pelajar yang sedang kumpul di depan Alpamart Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

Dan berhasil mengamankan tujuh pelajar dari tiga Sekolah SMP yang ada di Ciruas.

Lalu, para pelajar itu langsung diamankan ke Mapolsek Ciruas untuk didata dan diberikan pengarahan.

"Pelajar tesebut langsung kami amankan di Mapolsek guna memberikan keterangan lebih lanjut," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut terulang kembali dan memberikan efek jera kepada pelajar yang hendak tawuran maka pihak kepolisian memanggil guru dan orang tua siswa.

Terlihat, mereka menangis meminta maaf kepada orang tua. 

"Kami pun akan mengintensifkan patroli pada saat jam rawan bubar sekolah," katanya.

Baca juga: Telan Dua Korban Luka, Berikut Kronologi Tawuran Antar Pelajar di Perbatasan Kembangan-Ciledug

Selain itu ia pun menegaskan, Kepolisian akan menindak tegas para pelaku tawuran.

"Tugas pelajar adalah belajar demi mencapai cita-cita, sebagai generasi penerus maka wajib untuk berbuat yang terbaik bagi diri sendiri, orang tua dan masyarakat," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved