Breaking News:

Ratusan Ribu Buruh di Kota Tangerang Bakal Mogok Kerja Imbas UMK 2022 Naik Tipis

AB3 pun berencana akan melakukan mogok kerja jika tuntutan kenaikan UMK Kota Tangerang tidak sesuai dengan rekomendasi mereka.

Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Serikat buruh se-Provinsi Banten kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) pada Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Meski Gubernur Banten telah mentapkan Upah Minimum Provinsi Banten Tahun 2022 hanya naik 1,63 persen, Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) masih berharap sang gubernur memenuhi rekomendasi kenaikan UMK Kota Tangerang sebesar 13,5 persen atau menjadi Rp 4.746.000 dari Rp4.200.000.

AB3 pun berencana akan melakukan mogok kerja jika tuntutan kenaikan UMK Kota Tangerang tidak sesuai dengan rekomendasi mereka.

Ketua Presidium AB3 Dedi Sudrajat mengatakan buruh di Provins -i Banten, termasuk 200 ribu buruh di Kota Tangerang, menyatakan sepakat untuk melakukan mogok kerja jika tuntutan mereka tidak dikabulkan.

"Kami sudah sepakat bahwa Aliansi Buruh Banten Bersatu akan mogok daerah seluruh wilayah, termasuk usulan semua delapan kota/kabupaten kalau usulan kita tidak dikabulkan gubernur," ujarnya dia saat dihubungi, Minggu (21/11/2021).

Dedi menjelaskan mogok kerja akan terlaksana satu pekan setelah Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten tentang upah 2022 telah keluar.

Baca juga: Tuntut UMK 2021 Naik Sebanyak 13,5 Persen, Ratusan Buruh Gelar Unjuk Rasa di Kantor Pemkot Tangerang

Rencananya SK tersebut akan keluar pada 30 November mendatang.

"Paling lambat setelah SK UMK, karena kan keluarnya tanggl 30 November, apakah sesuai dengan usulan kita atau tidak," ujar Dedi.

Menurutnya, tuntutan kenaikan UMK sebesar 13,5 persen sesuai dengan survei harga pangan di pasar-pasar tradisional yang dilakukan pihaknya mengacu pada Undang-undang Nomor 3 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

 "Yang mana penentuan UMK itu berdasarkan survei kebutuhan hidup layak, berdasarkan survei pasar itu lah kita temukan angka 13,5 kenaikannya," ucap Dedi.

"Itu real kebutuhan hidup buruh lajang dalam satu bulan, jadi kebutuhan real memang yang kita lakukan ke pasar tradisional," tambah dia.

Baca juga: Pandji Blak-blakan Kondisi Keuangan Pemkab Serang Saat Audiensi dengan Buruh: Minus Selama Dua Tahun

Dedi menambahkan pada Senin (22/11/2021) besok buruh di bawah naungan AB3 akan kembali melakukan demonstrasi di depan gedung Dinas Ketenagakerjaan (Disnker).

"Dan besok kita rencannya di dua titik tuh, Jatiuwung Sol Marina dan tanah tinggi rencananya kita jalan kaki dari dua titik itu menuju Disnaker," tutup Dedi.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul UMK Naik Sedikit, 200 Ribu Buruh di Kota Tangerang Bakal Mogok Kerja 

Penulis: Ega Alfreda

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved