Breaking News:

Daftar Kenaikan Harga Minyak Goreng, Cabai, dan Telur Ayam pada November 2021, Apa Penyebabnya?

Minyak goreng, cabai, dan telur ayam ras adalah komoditi yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan dibandingkan Oktober.

dokumentasi Tribun Jateng
ilustrasi minyak goreng 

TRIBUNBANTEN.COM - Minyak goreng, cabai, dan telur ayam ras adalah komoditi yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan dibandingkan Oktober.

Namun, Direktorat Perdagangan Dalam Negeri (Ditjen PDN) Kementerian Perdagangan (Kemendag), mengklaim secara umum harga barang kebutuhan pokok saat ini relatif stabil.

Dirjen PND Kemendag Oke Nurwan mengatakan harga minyak goreng naik 13,25 persen menjadi Rp 17.100 per liter.

Adapun minyak goreng kemasan sederhana naik 14,29 persen menjadi Rp 17.600 per liter dan minyak goreng kemasan premium naik 12,35 persen menjadi Rp 19.100 per liter.

Baca juga: Minyak Goreng Curah Dilarang Beredar Mulai 1 Januari 2022, Ini Penjelasan dari Kemendag

Menurut Oke, kenaikan harga minyak goreng di dalam negeri dipicu kenaikan harga crude palm oil (CPO) dunia yang masih terus terjadi hingga menembus level tertinggi.

"Pada minggu keempat November, harga CPO dunia mencapai Rp 12.812 per liter," katanya kepada Kontan.co.id, Minggu (28/11/2021).

Harga itu lebih tinggi 51,06 persen dibandingkan November 2020.

Adapun cabai merah keriting naik 22,42 persen menjadi Rp 40.400 per kg, cabai merah besar naik 23,53 persen menjadi Rp 39.900 per kg, dan cabai rawit merah naik 11,62 persen menjadi Rp 44.200 per kg.

Telur ayam ras naik 9,32 persen menjadi Rp 25.800 per kg.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Tembus Rp 19 Ribu Per Liter, Diskoperindag Kabupaten Serang Bilang Begini

Berdasarkan pantauan tim Kemendag ke beberapa pasar induk, kenaikan harga cabai terjadi karena di beberapa sentra produksi cabai di Jawa Timur, panen raya mulai berakhir, dan adanya kenaikan permintaan khususnya di daerah Sumatera.

“Beberapa sentra cabai yang pasokannya masih terjaga di antaranya Wates, Magelang dan Muntilan,” ucapnya.

Untuk harga komoditas telur ayam, Oke mengatakan, kenaikan harga didorong oleh meningkatnya harga di tingkat peternak.

Harga telur di tingkat peternak mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu naik 15,7 persen dibandingkan bulan lalu menjadi Rp 20.596 per kg.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Kemendag klaim harga kebutuhan pokok relatif stabil, bagaimana dengan minyak goreng?

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved