Breaking News:

Buruh di Banten Kepung Kantor Disnaker Tuntut UMK, Ancam Menginap Jika Tak Dikabulkan

Serikat buruh se-Provinsi Banten meminta pemerintah memperlihatkan surat edaran (SE) penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Ribuan buruh saat aksi unjuk rasa 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Serikat buruh se-Provinsi Banten meminta pemerintah memperlihatkan surat edaran (SE) penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022.

Jika permintaan itu tidak dituruti, maka elemen buruh mengancam akan menginap di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten.

"Kalau sampai hari ini, berarti jika lewat tanggal 30 (November,-red) belum ada SK yang muncul maka kita pastikan akan menginap di sini," kata Ketua DPD SPN Banten Intan Indria Dewi, saat ditemui di Kantor Disnakertrans, Selasa (30/11/2021)

Baca juga: Cegah Tawuran, Wagub Banten Minta Orang Tua Awasi Kegiatan Anak

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com, ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa mulai dari siang hingga sore hari.

Mereka mendatangi kantor Disnakertrans Provinsi Banten, karena melihat kondisi dan situasi bahwa UMK belum ditetapkan oleh gubernur Banten.

Mereka mendesak Kepala Disnakertrans Provinsi Banten, Al Hamidi agar menyampaikan SK penetapan UMK 2022 kepada Gubernur Banten.

Supaya Gubernur Banten segera mengesahkan UMK Kabupaten Kota se-Provinsi Banten.

Di mana telah dijadwalkan bahwa pada hari ini besaran UMK Tahun 2022 itu harus ditetapkan hari ini.

Hanya saja, kata Intan Indria Dewi, sampai detik ini, belum ada SK yang ditandatangani oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved