Kabupaten Tangerang

Atap SD di Kabupaten Tangerang Jebol, Orang Tua Murid Khawatir, Guru : Kalau Hujan PTM Dihentikan

Para orang tua murid di SDN Karangharja 2 di Cisoka, Kabupaten Tangerang, mengkhawatirkan kondisi bangunan sekolah anak mereka.

Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Istimewa
Atap ruang di dua kelas SDN Karangharja 2 di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang berlubang cukup besar usai jebol diterjang angin kencang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Para orang tua murid di SDN Karangharja 2 di Cisoka, Kabupaten Tangerang, mengkhawatirkan kondisi bangunan sekolah anak mereka.

Murid di sana diketahui menjalani Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dalam keadaan yang memprihatikankan.

Melansir Tribun Jakarta hal itu karena atap ruang di dua kelas sekolah dasar tersebut jebol hingga terdapat lubang cukup besar.

Atap ruang di dua kelas SDN Karangharja 2 di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang berlubang cukup besar usai jebol diterjang angin kencang.
Atap ruang di dua kelas SDN Karangharja 2 di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang berlubang cukup besar usai jebol diterjang angin kencang. (Istimewa)

Salah seorang guru SDN Karangharja 2, Ahmad Lomri mengatakan atap ruang kelas 4 itu jebol setelah diterjang angin kencang belum lama ini.

"Situasi atap berlubang besar seperti itu sudah dialami sejak bulan lalu akibat angin kencang. Keadaannya sudah bahaya untuk anak-anak," kata Ahmad, Rabu (1/12/2021).

Baca juga: Puluhan Pelajar SD dan SMP di Kota Tangerang Selatan Sempat Terpapar Covid-19 saat PTM Terbatas

Jebolnya beberapa plafon dan genteng itu membuat dirinya khawatir dengan keselamatan anak didiknya.

Namun, tambah dia, ruangan itu masih digunakan untuk melanjutkan proses PTM muridnya.

"Ya terpaksa harus tetap memakai ruangan yang rusak itu, untuk proses belajar mengajar khusunya bagi kelas 4," keluh Ahmad.

"Karena selain tidak ada ruangan lagi, saat ini siswa sedang melaksanakan ujian," sambung dia.

Baca juga: 126 Kabupaten/Kota Alami Peningkatan Kasus Covid-19, Didominasi PTM dan Takziah

Pasalnya, pihak sekolah telah melaporkan dan mengajukan perbaikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Sebab, sekolah terbentur dana yang terbatas untuk memperbaiki atap tersebut.

"Tetapi sampai sekarang tidak ada jawaban dari sana (Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang). Kita juga sudah laporkan ke Camat daerah sini dan sama tidak ada respon juga," tutur Ahmad.

Ia menjelaskan, beberapa wali murid pun telah menanyakan dan mengeluhkan terkait jebolnya atap tersebut.

Baca juga: Ada 900 Sekolah yang Sudah Gelar PTM di Kota Tangerang, Kadisdik : Tidak Ada Kasus Positif

Bukan tanpa alasan, keadaan itu bisa mengancam keselamatannya anak-anaknya.

Baca juga: PAUD dan TK di Kota Tangerang Gelar PTM, Kadisdik: Seluruh Sekolah Diizinkan

Ahmad berharap renovasi bangunan sekolahnya segera dilaksanakan mengingat sebentar lagi memasuki musim hujan.

"Kalau terjadi hujan deras kami harus memberhentikan kegiatan pembelajaran dan mengeluarkan anak-anak dari kelas untuk menjaga keselamatan dan keamanan mereka," tutup Ahmad.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Atap SD di Tangerang Menganga Besar, Orang Tua Murid Ketakutan

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved