Breaking News:

Melihat Lokasi Panti Pijat Plus-plus di Pertokoan Tangerang, Beroperasi Diam-diam saat Pandemi

Jajaran Polda Banten menggerebek panti pijat plus-plus di kawasan pertokoan yang berada di Kabupaten Tangerang.

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Polda Banten menggerebek sebuah panti pijat plus-plus yang nekat beroperasi secara diam-diam di pertokoan yang berada di kawasan Kabupaten Tangerang, Rabu (1/12/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Jajaran Polda Banten menggerebek panti pijat plus-plus di kawasan pertokoan yang berada di Kabupaten Tangerang.

Di masa pandemi Covid-19 ini, panti pijat itu beroperasi secara diam-diam.

Baca juga: Ini Modus Panti Pijat Plus-plus di Pertokoan yang Digerebek Personel Ditreskrimum Polda Banten

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten AKBP Ade Rahmat Idnal mengonfirmasi penggerebekan tempat pijat plus-plus tersebut.

"Benar, personel Dit Reskrimum Polda Banten menggerebek di salah satu ruko di Kabupaten Tangerang yang digunakan sebagai lokasi panti pijat plus-plus," ujar Ade dalam keterangannya, Kamis (2/11/2021).

Aparat Dit Reskrimum Polda Banten mengamankan tujuh orang. Hanya saja, pihaknya tidak menjelaskan secara detail siapa orang itu.

"Dalam penggerebekan tersebut personel telah mengamankan tujuh orang yang berada di lokasi guna dilakukan pemeriksaan di Polda Banten," papar Ade.

Baca juga: Anggota Ditreskrimum Polda Banten Gerebek Panti Pijat Plus-plus, 7 Orang Ditangkap, 3 Jadi Tersangka

Dari hasil pemeriksaan polisi telah menetapkan tiga tersangka. Yakni AK (35), RA (26) dan TF (20) karena melakukan tindak pidana perdagangan orang.

"Atas perbuatannya ketiga tersangka dijerat atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang sebagaimana di maksud dalam pasal Pasal 2 atau Pasal 10 UU RI No. 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)," tegas Ade.

Para tersanga terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Sambung Ade, modus para tersangka adalah menyediakan para wanita untuk melayani para pria hidung belang.

"Modus ketiga tersangka yaitu menyediakan wanita kemudian menawarkan jasa panti pijat plus-plus kepada pria hidung belang," tutur Ade.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Nekat Beroperasi, Panti Pijat Plus-Plus di Kabupaten Tangerang Digerebek Aparat Polda Banten

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved