Breaking News:

Sempat Terdampak Pandemi, Pelaku Usaha Hotel & Restoran di Tangsel Alami Kenaikan Omzet Hingga 70%

Setelah sempat mengalami penurunan pemasukan, kini usaha hotel dan restoran di Kota Tangerang Selatan mulai menggeliat.

Editor: Glery Lazuardi
booking.com
Ilustrasi hotel 

TRIBUNBANTEN.COM - Setelah sempat mengalami penurunan pemasukan, kini usaha hotel dan restoran di Kota Tangerang Selatan mulai menggeliat.

Ketua PHRI Kota Tangerang Selatan Gusri Effendi, mengatakan peningkatan pendapatan bidang usaha hotel dan restoran itu terjadi pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

"Lumayan lah hampir 60 sampai 70 persen meningkatnya (pendapatan-red)," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Sabtu (4/12/2021).

Baca juga: WNI dan WNA dari Luar Negeri Wajib Karantina Selama 10 Hari, 2 Hotel di Tangsel Disiapkan

Menurut dia, peningkatan pendapatan bagi bidang usaha hotel dan restoran turut berdampak terhadap pendapatan daerah Kota Tangsel.

Pasalnya saat meningkatnya pendapatan, para pengusaha hotel dan restoran mampu membayarkan pajaknya ke pemerintah setempat.

Bahkan, kata Gusri, ratusan miliar telah disetorkan para pengusaha hotel dan restoran usai diberlakukannya PPKM Level 2 di Kota Tangsel.

"Buktinya bisa kelihatan penerimaan dari pajak restoran itu sudah Rp 280 miliar di Tangsel. Biasanya Rp 375 miliar, berarti Rp 280 miliar itu kan sudah hampir 60 sampai 70 persen," pungkasnya.

Pemerintah Indonesia bakal kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Penerapan PPKM Level 3 pun juga bakal dilakukan di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kembalinya diterapkan PPKM Level 3, sejumlah masyarakat Kota Tangsel pun menanggapinya. Semisal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tangsel.

Ketua PHRI Kota Tangsel, Gusri Effendi mengatakan pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah untuk kembali menerapkan PPKM Level 3.

"Iya (mendukung-red) itu kan berlaku hanya tanggal 24 (Desember 2021) sampai tanggal 2 (Januari 2022). Kan covid belum selesai maksudnya untuk menghindari euforia saja," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Sabtu (4/12/2021).

Baca juga: ASN di Tangerang Selatan Dilarang Cuti Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Benyamin Siapkan Sanksi Tegas

Gusri menjelaskan pihaknya mendukung penuh kebijakan tersebut agar dapat terkendali ya kondisi di tengah pandemi covid-19 yang masih melanda.

Menurut ia pihaknya bersedia untuk dilakukan pembatasan pada operasional hotel dan restoran mengingat masa penerapan PPKM Level 3 yang hanya berlangsung selama sepekan.

"Ya iya, kita kan berfikir jaka panjang. Kalau satu minggu dari tanggal 24 sampai tanggak 2 enggak terkendali setelah itu pandemi lebih hebat lagi bagaimana, kan lebih tewas lagi untuk bisnis hotel dan restoran. Nah untuk jangka panjang saya pikir kita kan dari tangga 24 sampai tanggal 2 enggak tutup masih bisa buka cuman dibatasi. Dulu-dulu kan ditutup total," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Pendapatan Hotel dan Restoran di Kota Tangsel Meningkat, PHRI Tangsel Dukung Kebijakan PPKM Level 3

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved