Breaking News:

Tarif Cukai Rokok Naik 12 Persen pada 2022, Harga per Bungkus Tembus Rp 40.100

Mulai 2022, harga cukai rokok naik di angka 12%. Naiknya harga tarif cukai itu berbeda-beda untuk setiap jenis atau golongan rokok.

Editor: Glery Lazuardi
KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARI
Ilustrasi rokok (Pixabay) 

TRIBUNBANTEN.COM - Mulai 2022, harga cukai rokok naik di angka 12%. Naiknya harga tarif cukai itu berbeda-beda untuk setiap jenis atau golongan rokok.

Presiden Joko Widodo mengarahkan agar kenaikan cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok pada 2022 harus berada di rentang 10 persen—12,5 persen.

"Untuk SKT, Bapak Presiden memberikan arahan kenaikan tidak melebihi 4,5 persen," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam konferensi pers kebijakan CHT 2022, Senin (13/12/2021) sore.

Pemerintah turut menyederhanakan golongan dalam penerapan tarif cukai.

Namun, secara keseluruhan seluruh golongan mengalami kenaikan tarif cukai mulai dari 2,5 persen hingga 14,4 persen.

Terdapat perbedaan kenaikan tarif cukai cukup tinggi antara rokok yang diproduksi dengan mesin dan rokok yang diproduksi dengan tangan.

Hal tersebut, sebagai bentuk keberpihakan terhadap industri padat karya.

Harga jual di Indonesia tersebut tidak jauh berbeda dengan yang dijual di Filipina yakni USD 2,03 atau Rp29.772 per bungkus.

Di Thailand per bungkus USD 1,92 atau Rp28,125 dan di Vietnam USD 0,93 atau Rp13.572 per bungkus.

"Harga rokok di Indonesia sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan Filipina, Thailand dan Vietnam," kata dia.

Baca juga: Sah! Tarif Listrik dan Harga Rokok akan Naik pada 2022, Ini Rinciannya

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved