Breaking News:

Eks Kadishub Kota Cilegon Dituntut 2,5 Tahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta

Eks Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Cilegon Dituntut 2,5 Tahun Penjara dan Dena Rp 50 Juta

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Haris

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sidang tuntutan kasus suap izin parkir di Pasar Kranggot, Kota Cilegon digelar hari ini, Rabu (15/12/2021). 

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menetapkan eks Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Uteng Dedi Afendi sebagai terdakwa.

Uteng didakwa telah menerima suap sebesar Rp 530 juta dari PT Hartanto Arafah dan PT Damar Aji Mufidah Jaya.

Pada sidang tuntutan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Atep Sopandi, di Pengadilan Negeri Tipikor Serang ini.

Baca juga: Terdakwa Eks Kadishub Cilegon Buka-bukaan, Ungkap Aliran Dana Suap Izin Parkir Pasar Kranggot

JPU Kejari Cilegon menuntut kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Serang untuk memutuskan.

"Menyatakan terdakwa Uteng telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi," ujar JPU saat di persidangan, Rabu (15/12/2021).

JPU menilai bahwa terdakwa secara sah melanggar pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

Sebagaimana telah diubah dalam UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, Jo Pasal 6 dan 5 ayat 1 KUHP. 

"Kedua menjatuhkan terdakwa Uteng  dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan. Dikurangi selama terdakwa dalam masa tahanan," kata dia.

Tiga, menghukum terdakwa dengan membayar denda sebesar 50 juta rupiah atau tiga bulan kurungan.

JPU meneilai bahwa tuntutan itu berdasarkan pertimbangan dari hal-hal yang memberatkan dan meringankan.

Adapun beberapa hal yang memberatkan terdakwa Uteng terhadap kasus yang menimpanya.

"Pertama terdakwa tidak mendukung program pemerintah terhadap pemberantasan tindak pidana korupsi," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved